Pantai Kartini Rembang Dibanjiri Wisatawan Luar Kota

Friday, 25 December 2015 | 16:38 WIB
Sejumlah mobil pengunjung terparkir di areal dalam Taman Rekreasi Pantai Kartini Rembang, Jumat (25/12/2015) pagi. (Foto: Pujianto)

Sejumlah mobil pengunjung terparkir di areal dalam Taman Rekreasi Pantai Kartini Rembang, Jumat (25/12/2015) pagi. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Objek wisata Taman Rekreasi Pantai Kartini Rembang, Jumat (25/12/2015) pagi dibanjiri wisatawan dari luar kota pada musim liburan tahun ini.

Pihak pengelola menyebut, lonjakan pengunjung mencapai tujuh kali lipat dibandingkan hari biasa.

Manajer Pantai Kartini Rembang Murwadi menyebutkan, pada saat libur Maulid Nabi Muhammad 24 Desember kemarin saja, kunjungan mencapai 1.500 orang.

“Sementara 25 Desember ini, bertepatan dengan perayaan Natal, sampai pukul 11.30 WIB, sudah 800 wisatawan yang berkunjung. Mungkin sehari ini akan sampai 2.000 pengunjung,” terangnya.

Ramainya tingkat pengunjung Pantai Kartini pada musim liburan seperti sekarang, diprediksi masih akan berlanjut, setidaknya hingga Tahun Baru.

Ia berharap bisa meraup banyak pendapatan karena libur panjang juga bertepatan dengan musim liburan sekolah.

Di Pantai Kartini, para pengunjung bisa menikmati sejumlah wahana permainan dan kebun binatang mini.

Selain itu juga bisa sekadar bersantai pada deretan bangku di tepi pantai atau menikmati udara pesisir di ujung anjungan. Namun pihak pengelola separuh hati membuka wahana pesiar.

Menurut Murwadi, ombak lautan kerap berubah secara cepat. Kadang teduh, tapi kadang juga berombak besar. Pihaknya tidak menyetop total wahana itu. Apalagi belum ada instruksi resmi dari pihak polisi perairan.

“Kami hanya mengimbau agar pengguna perahu pesiar untuk berhati-hati,” tandasnya.

Menyangkut asal pengunjung, Murwadi menyebut, kebanyakan berasal dari luar kota seperti Pati. Bahkan jika dilihat dari puluhan mobil yang parkir banyak yang berplat B atau berasal dari daerah Jakarta.

Mereka diduga pulang ke Rembang karena masa liburan cukup panjang.

Sementara itu, disinggung mengenai jenis wahana permainan yang itu-itu saja, Murwadi tidak banyak menanggapi.

Ia hanya berkilah kalau dirinya sekadar anak buah, yang mesti mengikuti selera bosnya. Ia sudah mengusulkan penambahan wahana, namun sejauh ini belum digubris.

Soal target setoran ke kas daerah yang satu miliar rupiah per tahun, ia menyebut tidak ada masalah karena bisa dipenuhi.

Sejauh ini, pengelola tidak menaikkan harga tiket masuk bagi pengunjung. Hari biasa Rp5.000 per orang, sedangkan musim libur seperti sekarang naik jadi Rp10.000.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan