Pengawas Tower Panik Bakar Sampah Merembet Bambu Dekat Rumah

Rabu, 5 November 2014 | 15:04 WIB

membakar-sampah

 

SUMBER, mataairradio.com – Nico Sulistiono (17), seorang pengawas tower seluler di Desa Kedungtulup Kecamatan Sumber panik karena sampah yang dibakarnya merembet ke rumpun bambu yang dekat dengan rumah warga pada Rabu (5/11/2014) sekitar pukul 09.45 WIB.

Awalnya, Nico sedang melakukan pembersihan di sekitar tower milik operator seluler, Telkomsel. Dia lalu membakar sampah yang dikumpulkan. Namun karena angin kencang, tanpa disadari, api merembet ke rumpum bambu yang ada di sekitar bangunan tower.

“Api semakin besar dan dikhawatirkan merembet ke pemukiman penduduk, sehingga langsung kami menghubungi Regu Pemadam Kebakaran,” kata Kades Kedungtulup, Sugimin.

Warga di wilayah RT 1 RW 1 yang berada di dekat tower pun panik dan berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Warga di Desa Krikilan yang kebetulan tinggal berdekatan dengan tower, juga melakukan aksi yang sama.

“Jarak dengan permukiman ini kan dekat. Nggak ada satu meter. Pemadam datang ketika api masih menyala, sehingga kebakaran tidak sampai merembet ke permukiman warga,” katanya menegaskan.

Sarpani, petugas pemadam kebakaran mengaku mengerahkan satu unit armada pemadam dan satu unit mobil tangki, untuk segera menjinakkan api. Sekitar pukul 10.15 WIB, api berhasil dipadamkan.

“Kebakaran tidak sampai menimbulkan korban jiwa, namun kerugian materiil pohon bambu milik warga habis terbakar,” kata Kapolsek Sumber AKP Bibit Agung Santoso.

 

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan