Panen, Harga Beras mulai Turun Tipis di Rembang

Senin, 5 Februari 2018 | 18:06 WIB

Kios pedagang beras milik Santoso di Pasar Rembang, pada Senin (5/2/2018) pagi. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Harga beras berbagai tingkat mutu di Pasar Tradisional Kabupaten Rembang mulai turun seiring datangnya masa panen.

Santoso, salah seorang pedagang beras di Pasar Rembang menyebutkan, harga beras rata-rata mengalami penurunan Rp100 per kilogram.

“Beras medium Rp9.500 per kilo. Premium Rp11.000 per kilo. Turun Rp100 per kilo dari pekan sebelumnya,” katanya kepada mataairradio, Senin (5/2/2018).

Menurutnya, turunnya harga beras dipengaruhi oleh mulai melimpahnya stok beras karena musim panen tiba.

“Daerah lain seperti Pati sudah panen. Rembang juga, meski sedikit-sedikit,” katanya.

Luluk Setyowati, pedagang beras lainnya di depan pasar ini menyebut, harga beras masih naik turun.

“Harga masih naik turun, tidak stabil,” katanya.

Bahkan, menurutnya, harga yang berlaku sekarang masih terbilang tinggi.

“Masih tinggi,” katanya tanpa menyebutkan harga beras yang dijualnya.

Ia membenarkan, panen mulai berlangsung.

“Pasokan masih berasal dari daerah Pati dan Grobogan,” katanya.

Turunnya harga beras terkonfirmasi dari mulai merosotnya harga gabah. Harga gabah per kilo kini turun Rp1.000.

Harga gabah kering panen (GKP) kini Rp5.000 per kilo, sedangkan gabah kering giling (GKG) Rp5.500 per kilogram.

Para tengkulak gabah membenarkan, harga komoditas pertanian ini turun seiring berlangsungnya panen.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan