Pagar Pembatas Proyek Roboh, Alun-alun Rembang Masih Ditutup

Minggu, 28 Desember 2014 | 18:21 WIB

 

Pagar berbahan seng pembatas proyek penataan Alun-alun Rembang, roboh diterjang angin kencang, Sabtu (27/12/2014) petang. (Foto: mataairradio.com)

Pagar berbahan seng pembatas proyek penataan Alun-alun Rembang, roboh diterjang angin kencang, Sabtu (27/12/2014) petang. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pagar seng pembatas proyek penataan Alun-alun Rembang diketahui roboh pada Sabtu (27/12/2014) malam. Pemerintah menyatakan pagar itu roboh akibat diterjang angin kencang, bukan karena diambrukkan pengunjung. Alun-alun Rembang juga dinyatakan masih ditutup.

Pagar seng pembatas proyek yang roboh itu berada di sisi timur, lurus dengan tiang bendera. Panjang bagian yang roboh, mencapai belasan meter. Pejabat Pembuat Komitmen Proyek Penataan Alun-alun Rembang Sigit Widyaksono menuturkan, awalnya pagar seng itu sedikit diangkat karena ada pengaspalan.

“Tak disangka hujan deras disertai angin kencang terjadi pada Sabtu (27/12/2014) petang, sehingga pagar seng itu roboh terbawa angin,” kata Sigit kepada mataairradio.com.

Namun hari Minggu (28/12/2014) ini, pagar kembali dibenahi. Menurutnya, alun-alun masih ditutup. Dia menyebut harus menanti petunjuk Pimpinan untuk membukanya.

“Tak kunjung dibukanya pagar seng pembatas proyek alun-alun, mengundang pertanyaan warga. Saya sendiri menerima banyak usulan agar pagar keliling itu segera dibuka. Namun saya tak mau berspekulasi,” tandasnya.

Saat sekarang, menurutnya, kondisi rumput alun-alun belum cukup kuat untuk menampung pengunjung. Dia menepis anggapan kualitas proyek tidak bagus sehingga khawatir mudah rusak. Sigit menegaskan, penataan alun-alun telah memenuhi standar kualitas.

“Pada saat momen pergantian tahun nanti, saya pun tidak bisa memastikan. Namun kecenderungannya, masih belum dapat dibuka. Memang perawatan alun-alun berlaku enam bulan hingga 16 Juni 2015. Tetapi mungkin belum untuk dibuka dalam waktu dekat ini,” tegasnya.

Sebelumnya, Sigit yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Rembang mengungkapkan, bahwa belum dibukanya pagar pembatas proyek keliling alun-alun, karena belum ada serah terima dari rekanan ke Pemkab.

Serah terima harus melalui pemeriksaan. Sigit mengatakan, Panitia Pemeriksa Hasil Pekerjaan (PPHP) Proyek Alun-alun Rembang masih memeriksa dan belum akan selesai dalam waktu dekat.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan