Operasi Pasar Dihentikan, Bulog Fokus Serap Beras

Selasa, 27 Maret 2018 | 18:42 WIB

Harga beras masih bertahan tinggi di Kabupaten Rembang. Bulog setempat akan menggelar operasi pasar cadangan beras Pemerintah dalam waktu dekat. (Foto: Mohammad Siroju Munir)

 

REMBANG, mataairradio.com – Operasi pasar terhadap cadangan beras Pemerintah (OPCBP) oleh pihak Bulog di Kabupaten Rembang sudah dihentikan.

Penghentian operasi karena harga beras di daerah ini oleh Bulog dinilai sudah stabil.

Pihak Bulog kini berganti fokus menyerap beras dari petani setempat.

Kepala Gudang Bulog Rembang Suyoko mengatakan, operasi pasar sudah dihentikan sejak akhir Januari lalu.

“Namun bila diperlukan, operasi pasar bisa digelar lagi,” katanya.

Prinsipnya, menurut dia, jika harga beras kembali meroket dan Pemerintah ingin mengintervensi, operasi pasar dapat dilakukan.

Ia membenarkan, Bulog kini fokus menyerap gabah dan beras secara komersial dari para petani.

“Kami sudah menyerap 1.500 ton beras,” katanya.

Ia menyebutkan, penyerapan beras dari petani dilakukan melalui tujuh mitra Bulog, termasuk dari Kodim 0720 Rembang.

“Penyerapan difokuskan dari para petani di Kabupaten Rembang karena wilayah kami Rembang,” katanya.

Menurutnya, Bulog menyerap gabah kering panen (GKP) dengan harga Rp4.440 per kilogram dan beras kualitas medium dengan harga Rp8.760 per kilogram.

Ia menambahkan, Bulog Rembang siap menyerap berapapun gabah atau beras petani.

Sementara, di lingkup Bulog Sub-Divisi Regional II Pati, target penyerapan selama 2018 sudah ditentukan sebanyak 100.000 ton beras.

 

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan