Objek Wisata di Rembang Bersiap Sambut Wisatawan Lebaran

Senin, 11 Juni 2018 | 16:22 WIB

Objek wisata Pantai Tasikharjo, Kaliori. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

KALIORI, mataairradio.com – Objek wisata pantai di Kabupaten Rembang bersiap-siap menyambut kedatangan wisatawan pada libur panjang Lebaran 1439 Hijriyah.

Pantai Pasir Putih Tasikharjo, Kaliori misalnya. Pengelola mulai menyiapkan pengaturan jalur keluar-masuk ke objek wisata supaya tidak mengganggu arus kendaraan di Jalur Pantura.

Selain itu, menurut Hery Prasetya, ketua pengelola objek wisata ini, pihaknya juga menambah lokasi parkir sehingga menjadi dua area, agar kendaraan pengunjung tidak menumpuk.

“Intinya kita masih pembenahan-pembenahan, terutama setelah abrasi belum lama ini,” terangnya kepada mataairrradio, Senin (11/6/2018).

Ia memprediksi, tingkat kunjungan akan melonjak hingga lima kali lipat dari hari-hari biasa yang hanya berkisar 700-1.000 orang.

Pada libur Lebaran nanti, pihaknya masih akan menawarkan wahana gardu pandang, cemara teduh, dan pesiar ke Pulau Gede.

“Khusus untuk pesiar ini, wisatawan cukup menyewa perahu nelayan seharga Rp300.000 untuk 10 orang,” ujarnya.

Di tempat terpisah, pengelola objek wisata Hutan Mangrove di Dukuh Kaliuntu Desa Pasarbanggi Rembang, juga sudah ancang-ancang menyambut pelancong Lebaran.

Sahal, salah seorang pengelola objek wisata yang dihampari jembatan merah ini mengaku, sudah memperbaiki kayu-kayu jembatan yang ditengarai lapuk.

“Areal parkir kita pindah, dari yang semula menempati lahan warga, kini di lahan milik desa yang lebih luas,” bebernya.

Ia pun menargetkan kenaikan tingkat kunjungan ke objek wisata yang dikelola desa ini. Secara pengunjung, perkiraannya bisa melampaui 10.000 wisatawan.

Di objek wisata ini, pelancong bisa jalan-jalan menyusuri hutan bakau di atas jembatan yang panjangnya lebih dari 0,5 kilometer.

Jika ingin beristirahat sejenak, wisatawan disediai lima gazebo. Tersedia musala bagi pengunjung yang hendak beribadah.

Sementara itu, meski diyakini bakal ramai pengunjung, masing-masing dari pengelola objek wisata tersebut, tidak akan menaikkan tiket masuk per kendaraan.

Di Pasir Putih Tasikharjo, pengunjung cukup membayar Rp3.000 untuk pesepeda motor, Rp8.000 untuk pemobil, dan Rp12.000 untuk minibus dan bus.

Adapun di Hutan Mangrove Pasarbanggi, tiket masuk per kendaraan ditentukan Rp5.000 untuk sepeda motor, Rp10.000 untuk mobil, Rp15.000 untuk minibus, dan Rp20.000 untuk bus.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan