Makin Parah, Warga Sebut Nganguk-Pentil Darurat

Sabtu, 12 April 2014 | 16:05 WIB
Jalan longsor di ruas Nganguk-Pentil Desa Gunungsari Kecamatan Kaliori, Sabtu (12/4) pagi. (Foto:Pujianto)

Jalan longsor di ruas Nganguk-Pentil Desa Gunungsari Kecamatan Kaliori, Sabtu (12/4) pagi. (Foto:Pujianto)

KALIORI, MataAirRadio.net – Jalan yang longsor sepanjang sembilan meter di ruas antara Dusun Nganguk hingga Dusun Pentil Desa Gunungsari Kecamatan Kaliori, Sabtu (12/4) pagi, makin parah. Jika 16 Februari lalu, longsor hanya memakan separuh badan jalan, kini sudah melebihi.

Nur Sahid, salah seorang warga Dusun Pentil menyebut, jalan longsor itu dalam kondisi darurat karena sudah mengancam akses vital antar-kecamatan itu. Kendaraan beroda empat bahkan terpaksa menapak separuh bahu jalan yang terjal, untuk melintasi ruas tersebut.

Dia berharap, jalan longsor itu segera diperbaiki, meski hanya secara darurat dengan mengurukkan sirtu atau pasir batu. Perbaikan darurat itu pun diharapkannya dilakukan dalam waktu segera. Menurutnya, longsor diperparah oleh hujan deras yang turun dalam tiga hari terakhir.

“Ini longsor dan kerusakannya semakin parah. Kalau tidak secepatnya diperbaiki, kasihan warga. Jika kadung putus, mereka yang dari arah Sumber harus melalui Desa Kuangsan dan Dusun Mulo. Jadi lebih jauh,” katanya.

Sahid juga mengaku kurang setuju jika akses tersebut sampai ditutup. Menurutnya, saat sekarang mobilitas warga ke Kota Rembang cukup tinggi untuk menjual hasil panen. “Jika harus berjalan memutar, warga rugi di ongkos transportasi sampai Kota,” tegasnya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Rembang Suharso mengatakan, jalan longsor itu akan ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum. Menurut dia, koordinasi penanganan dilakukan oleh BPBD bersama DPU, tetapi pihaknya belum tahu kapan mulai diperbaiki.

“Dari hasil koordinasi kami, perbaikan ruas jalan yang longsor itu (Nganguk-Pentil, red) akan dilakukan oleh DPU. Kapan penanganannya, kami belum tahu dan masih menunggu (keputusan) dari DPU. Silakan konfirmasi langsung ke DPU,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Rembang Raharjo belum membalas permintaan konfirmasi melalui SMS dari reporter radio ini, terhadap rencana perbaikan jalan longsor di ruas Nganguk-Pentil. Upaya menghubungi pesawat seluler miliknya pun tak disambung.

Untuk diketahui, longsor yang terjadi pada Minggu 16 Februari 2014 merupakan susulan. Pada 24 April 2013 lalu, tebing jalan di ruas itu sudah terlebih dahulu longsor. Kala itu, longsor hanya ditangani dengan memasang rajek bambu. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan