Nelayan Warga Kabongan Lor Dilaporkan Hilang Saat Melaut

Kamis, 27 Juni 2024 | 19:22 WIB

Seorang nelayan warga Desa Kabongan Lor, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah dilaporkan hilang pada siang ini (27/6/2024). Foto: mataairradio.com.


REMBANG, mataairradio.com –
Seorang nelayan warga Desa Kabongan Lor, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah dilaporkan hilang pada siang ini (27/6/2024). Diduga, korban hilang akibat tenggelam saat melaut.

Data yang diterima mataairradio.com korban hilang itu bernama Sunarko (46), warga RT 01 RW 02 Desa Kabongan Lor, Rembang.

Kasat Polairud Polres Rembang AKP Sunarto membenarkan ada nelayan korban tenggelam tersebut. Hingga saat ini pihaknya masih berupaya melakukan pencarian terhadap nelayan korban hilang akibat tenggelam.

“Ini anggota Polairud, Pos AL Rembang dan Pos SAR Rembang baru melaksanakn pencarian,” tutur AKP Sunarto saat dihubungi mataairradio.com.

Lebih lanjut Sunarto menceritakan, kronologi korban tercebur ke laut pada saat menarik jaring bubunya. Korban melaut dengan menggunakan perahunya bernama KM. Madrim 2 GT.

“Awal mula kejadian korban melaut bersama anaknya M. Erik Setyowibowo, pukul 02.00 WIB di perairan utara Rembang menggunakan perahu nama lambung KM. Madrim 2 GT. Setelah sampai tempat yang dituju kemudian tebar jaring bubu. Sekira pukul 07.00 WIB saat melakukan penarikan jaring korban minum air putih, kemudian duduk di samping kiri lambung (Cukrik) perahu, saat korban duduk kemudian tersentak ke belakang akibat gelombang ombak yang mengenai perahu korban,” terang Sunarto.

“Di saat anaknya sedang menarik jaring bubu mengetahui kejadian tersebut lantas berusaha mencari korban dengan cara ikut menceburkan diri dan berenang mencari korban. Kemudian ada saudara Eko dan Lilik yang posisi sedang perjalanan balik dari mencari ikan melihat perahu dengan posisi mesing gardan penarik jaring menyala dan berinisiatif mendekati perahu tersebut, setelah mendekat melihat anak korban yang berenang kondisinya sudah lemas kemudian menolong,” sambung Sunarto.

Sampai dengan laporan ini dikirim tim gabungan dari unsur SAR, Satpolairud, Pos TNI AL dan Basarnas Rembang masih melakukan pencarian terhadap korban tenggelam dan korban masih belum berhasil dievakuasi atau diketemukan.

Sementara itu, Maslikan warga setempat sekaligus Ketua Kelompok Nelayan Rukun Baruna mengungkapkan, korban yang bernama Sunarko ini mula-mulanya berangkat melaut bersama dengan Moh Erik Setyowibowo (22), anak laki-lakinya pada dini hari tadi. Kata Maslikan pada saat hendak berangkat melaut korban dalam kondis fit atau sehat.

“Awalnya ada laporan orang tenggelam di area utara Kabongan Lor, perairan 6 mil dari daratan. Kami langsung laporan ke Polairud. Korban melaut sama anaknya yang laki-laki. Waktu menarik bubu tiba-tiba anaknya melihat bapaknya tercebur. Anaknya ikut nyebur berusaha nolong bapaknya tapi tidak berhasil. Dia naik ke perahunya lagi, lalu keliling pakai perahunya itu, untuk nyari korban, tetap nggak berhasil. Kalau kondisinya, korban sehat,” kata Maslikan saat diwawancarai mataairradio.com.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan