Nelayan Rembang Sulit Patuhi Aturan Susi Soal Rajungan

Kamis, 12 Februari 2015 | 19:18 WIB

 

Ilustrasi daging rajungan. (Foto:mataairradio.com)

Ilustrasi daging rajungan. (Foto:mataairradio.com)

 
REMBANG, mataairradio.com – Nelayan Rembang mengaku kesulitan mematuhi aturan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti soal larangan menangkap rajungan dengan lebar karapas atau cangkang kurang dari 10 centimeter.

Ketua Kelompok Nelayan Bersama Sejati Kecamatan Rembang Supar menyebut, menangkap rajungan dengan karapas lima centimeter saja, sulit.

“Rajungan dengan karapas 10 centimeter, berbobot di atas dua ons. Namun rajungan sekarang mana ada yang dua ons. Yang masih ada ya yang satu ons kurang itu. Itu pun sulit,” kata nelayan asal Desa Pandean ini.

Mestinya, Menteri Susi tidak menyamaratakan kebijakan itu di seluruh penjuru negeri. Jika pembatasan penangkapan rajungan berlaku penuh di Laut Jawa, nelayan kecil jelas gigit jari.

“Saat sekarang saja, nelayan Rembang harus merantau ke Perairan Tayu Kabupaten Pati untuk menangkap rajungan,” katanya.

Kamis (12/2/2015) ini, masih ada 30 orang nelayan atau sekitar 15 perahu dari Rembang yang menangkap rajungan di perairan tersebut.

Mereka nekat bergeser menangkap rajungan dari Perairan Rembang, karena cuaca di laut lokal sedang ombak tinggi, sementara di Tayu, lumayan teduh. I

“Secara tangkapan, lebih melimpah di Tayu daripada Rembang,” tandasnya.

Namun tetap saja, tidak ada rajungan yang berkarapas lebar lebih dari atau sama dengan 10 centimeter. Dalam sehari per perahu bisa membawa pulang 15 kilogram rajungan.

“Per perahu biasanya diawaki 2-3 orang. Soal harga, hanya Rp43.000 per kilogram di Tayu, sedangkan di Rembang mencapai Rp47.000,” sebutnya.

Dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 1 Tahun 2015 yang diteken Menteri Susi pada 15 Januari kemarin, nelayan dilarang menangkap lobster, kepiting, dan rajungan dengan ukuran tertentu.

Menteri Susi mengatur, lobster yang boleh ditangkap hanya yang memiliki panjang karapas lebih dari 8 centimeter. Sedangkan kepiting sudah harus lebih dari 15 centimeter lebar karapasnya. Adapun rajungan yang boleh ditangkap adalah yang lebar karapasnya di atas 10 centimeter.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan