Nelayan Rembang Mengeluh Sepi Ikan

Senin, 18 Februari 2019 | 20:18 WIB

Perahu milik nelayan kecil di Perairan Laut Rembang. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Nelayan di Kabupaten Rembang mengeluhkan sepinya tangkapan ikan beberapa waktu terakhir. Sepinya tangakapan ikan dikarena perpindahan arus laut, sehingga berimbas pada pendapatan para nelayan yang menurun.

Danu (29) salah satu nelayan di Pelabuhan Tasikagung Rembang mengungkapkan, sejak seminggu terakhir cuaca di laut tergolong cerah, namun ikan yang didapatkan justru malah menurun. Menurutnya, perpindahan ikan di lautan adalah fenomena alami.

“Perpindahan arus laut berhubungan dengan arus penyebaran ikan, karena arus tersebut mengalihkan telur dan anak ikan dari daerah pemijahan ke daerah pembesaran dan terakhir ke tempat ikan untuk mencarai makan,” terangnya kepada reporter mataairradio.com pada Senin (18/2/2019).

Sementara itu, para pedagang ikan dipasar Rembang juga mengeluh, konsumsi ikan di daerah ini cenderung lesu dan tidak seperti biasanya, padahal harga ikan tidak ada kenaikan sama sekali.

Jumiati salah satu pedagang ikan di Pasar Rembang menyebutkan, harga ikan cenderung stabil. Seperti ikan kakap harganya berkisar Rp20 ribu per kilogram, cumi-cumi Rp45 ribu per kilogram, dan ikan jenis bandeng berkisar Rp22 ribu per kilogram.

“Akhir-akhir ini yang paling laku di pasaran adalah ikan teri nasi dan bandeng. Semoga pasokan ikan dari para nelayan kembali lancar sehingga harga tetap stabil dan kebutuhan ikan di sekitar Rembang bisa terpenuhi,” imbuhnya.

Penulis: Chintami Budi Pertiwi
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan