Nelayan Rembang Belum Sepenuhnya Mengganti Jaring Cantrang

Jumat, 14 September 2018 | 16:39 WIB

Kondisi kapal cantrang yang sedang bersandar di Dermaga Pelabuhan Tasikagung Rembang, Jumat (14/9/2018). (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Jumlah nelayan cantrang di Kabupaten Rembang yang beralih menggunakan alat penagkangkapan ikan ramah lingkungan terbilang masih sedikit, setidaknya hingga Jumat (14/9/2018).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tasikagung Rembang Rofik Muammar mengatakan, hingga saat ini belum ada laporan secara resmi terkait nelayan yang sudah melakukan peralihan alat tangkap ramah lingkungan.

Namun berdasarkan informasi yang ia terima dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sudah ada beberapa nelayan cantrang Rembang yang beralih menggunakan jaring ramah lingkungan.

Ia mengungkapkan, mereka yang sudah menggunakan alat tangkap ramah lingkungan dapat melakukan penangkapan ikan di wilayah perairan timur Indonesia.

Sedangkan nelayan yang masih menggunakan alat tangkap jenis cantrang terbatas di Zona II, yakni hingga 12 mil dengan menggunakan surat keterangan melaut (SKM).

“Lengkapnya, datanya itu kapalnya apa namanya berapa kapalnya, KKP belum memberikan datanya ke kami. Cuman dari Dirjen Perikanan Tangkap, ada yang sudah beralih,” ungkapnya.

Rofik menjelaskan, surat keterangan melaut merupakan langkah pemerintah dalam masa diskresi untuk memberikan kebijakan bagi nelayan cantrang agar tetap dapat melaut.

SKM hanya diperuntukkan bagi kapal cantrang diatas 30 Gross Ton, sedangkan yang dibawah 30 Gross Ton masih belum ada titik terang.

Ia mengatakan, hingga saat ini belum ada surat atau kebijakan bagi kapal cantrang dibawa 30 GT untuk dapat melaut.

Menurutnya, hal itu masih menunggu arahan dari Gubernur Jawa Tengah melalui surat edaran atau peraturan gubernur.

“Untuk cantrang dibawah 30 GT, kita masih menunggu arahan dari Pak Gubernur Jawa Tengah. Mungkin nanti bisa dalam bentuk SE (Surat Edaran) atau naik lagi dalam bentuk Pergub (Peraturan Gubernur),” terangnya.

Berdasarkan data dari PPP Tasikagung Rembang, setelah diverifikasi jumlah kapal cantrang Rembang pada saat ini sebanyak 251 unit.

Rinciannya, kapal cantrang dengan ukuran 10-30 GT sebanyak 58 kapal sedangkan yang diatas 30 GT 193 kapal.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan