Napak Tilas Pendahulu, Vivit Mengaku Baru Pertama Ziarahi Mbah Sambu

Jumat, 6 April 2018 | 19:30 WIB

Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Rembang Vivit Bayu Andriyanto saat ziarah berziarah ke makam Mbah Sambu atau Sayyid Abdurrahman di Kompleks Masjid Lasem. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio – Peringatan Hari Kartini tahun 2018 mulai berdenyut di Kabupaten Rembang. Jumat (6/4/2018) pagi, para ibu yang tergabung dalam tim penggerak PKK Kabupaten Rembang menggelar napak tilas.

Mereka berziarah ke makam para pahlawan, Bupati Rembang terdahulu, dan para tokoh pendahulu. Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Rembang Vivit Bayu Andriyanto menyatakan ingin mengenang jasa pada leluhur.

Ia membenarkan, napak tilas ini sebagai salah satu rangkaian peringatan Hari Kartini, tahun ini. Puncak peringatan baru akan digelar nanti 21 April. Lewat napak tilas ini, ia berharap bisa meneruskan perjuangan RA Kartini.

“Kita inginnya meneruskan perjuangan Kartini sesuai era zaman sekarang. Ini salah satu rangkaian dari Hari Kartini. Ziarah ini awalnya. Kita ingin mengenang para pahlawan yang mendahului kita, awal memperjuangkan Rembang,” katanya.

Di sela kegiatan napak tilas, Vivit yang merupakan istri dari Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto mengajak para ibu untuk bersama membangun daerah dimulai dari keluarga. Caranya, memperkuat ketahanan keluarga.

Para ibu, menurut dia, mesti bersemangat memperkuat ekonomi, kesehatan, dan pendidikan dari para putra-putri mereka. Sebab anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang mesti dididik dan diperkuat karakternya sejak dini.

Pada kesempatan itu, Vivit menyatakan baru pertama kali ini berziarah ke makam Mbah Sambu atau Sayyid Abdurrahman di Kompleks Masjid Lasem. Mbah Sambu adalah menantu Adipati Lasem Tejakusuma I. Wafat tahun 1671.

“Tadi di Mbah Sambu. Ada pengenalan sejarah. Saya baru pertama kali ziarah ke beliau (Mbah Sambu, red.). Ternyata Mbah Sambu bukan asli Rembang, tapi berjuang di Rembang,” terangnya.

Napak tilas yang diawali dari berziarah ke makam Mbah Sambu, dilanjutkan ke makam Pangeran Sedo Laut. Setelah itu, rombongan menuju makam Raden Noto Projo yang konon merupakan Bupati Rembang kedua, dan Raden Eslan Subroto yang disebut sebagai Bupati ketiga.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan