Musorkab KONI Jadi Pintu Masuk Cabor Baru

Rabu, 5 Agustus 2015 | 18:28 WIB
Logo KONI.

Logo KONI.

 

REMBANG, mataairradio.com – Musyawarah Olahraga Kabupaten Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Rembang yang akan digelar pada 10-11 Agustus nanti diharapkan menjadi pintu masuk bagi cabang olahraga (Cabor) baru.

Sekretaris Panitia Musorkab KONI Rembang Heri Susetyo, Rabu (5/8/2015) pagi mengatakan, ikatan sepeda sport seluruh Indonesia (ISSI) menjadi salah satu cabor baru yang potensial.

“Di Musorkab nanti, induk cabor itu di provinsi akan diundang, tetapi tidak memiliki hak suara karena sebatas peninjau,” terangnya.

Sementara itu, kurang dari sepekan penyelenggaraan Musorkab KONI Rembang di Pendapa Museum Kartini, panitia mengaku sudah membagikan formulir dukungan bagi kandidat calon ketua umum.

“Seorang bisa dicalonkan atau mencalonkan diri, apabila mengantongi minimal lima dukungan (dari cabor),” ungkapnya.

Heri Susetyo mengungkapkan, belum ada dukungan yang masuk untuk kandidat tertentu. Tetapi beredar kabar secara santer, Ketua KONI yang baru saja lengser bulan Mei lalu, Sutarjo, akan kembali dicalonkan.

“(Seberapa serius kabar pencalonan Sutarjo) Silakan tanyakan langsung kepada yang bersangkutan,” katanya.

Terlepas dari isu pencalonan Sutarjo, panitia musorkab menyatakan Direktur PD BPR BKK Lasem ini memiliki kesempatan mencalonkan diri karena baru menjabat pada satu masa kepengurusan.

Itu pun dianggap tidak menjabat sebagai ketua, karena hanya meneruskan kursi kosong yang ditinggalkan Siswadi.

Khusus terkait penambahan cabang olahraga baru, di KONI Rembang, masih mungkin ditambah hingga menjadi 37 cabor. Saat ini, KONI punya 28 cabang.

Hanya saja, empat cabor di antaranya memiliki surat keputusan yang sudah kedaluwarsa, sehingga terancam tak punya hak suara di musorkab.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan