Muslimat Rembang Beri Layanan KB Gratis di RSI

Rabu, 19 Maret 2014 | 14:40 WIB
Dokter Nowohadi Tjitrosuwito (paling kanan) saat berkunjung ke salah satu bangsal layanan pemasangan implant KB di RSI Arafah Rembang, Rabu (19 3) siang. (Foto Pujianto)

Dokter Nowohadi Tjitrosuwito (paling kanan) saat berkunjung ke salah satu bangsal layanan pemasangan implant KB di RSI Arafah Rembang, Rabu (19 3) siang. (Foto Pujianto)

REMBANG, MataAirRadio.net – Muslimat Nahdlatul Ulama Cabang Rembang, Rabu (19/3) pagi memberikan pelayanan KB jenis implant secara gratis dan serempak kepada 225 kader di Rumah Sakit Islam (RSI) Arafah. Aksi bakti sosial ini dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan peringatan hari lahir ke-68 Muslimat NU dan ulang tahun keempat RSI.

Ketua Muslimat NU Cabang Rembang Mahmudah Masykuri mengatakan, kegiatan itu dilaksanakan untuk mendukung program keluarga berencana yang sudah lama dicanangkan Pemerintah. Melalui bakti sosial ini, pihaknya juga ingin meluruskan niat menjadi akseptor KB. Dari yang berniat membatasi karena keadaan dan repot mengurus anak, menjadi mengatur keluarga.

Muslimat merasa berkewajiban untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus kesehatan masyarakat. Sebab urusan KB bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan semua pihak. Pada kesempatan itu, Muslimat mengundang perwakilan dari setiap anak cabang. Ada sembilan anak cabang yang terlibat. Mahmudah menyebut, antusias kader menjadi akseptor KB implant cukup tinggi.

Direktur RSI Arafah Rembang dokter Nowohadi Tjitrosuwito mengatakan, melalui bakti sosial yang digelar bersama muslimat, diperoleh imbal balik yang menguntungkan bagi semua pihak. Bagi rumah sakit misalnya, kader muslimat menjadi mengenal lebih dekat RSI Arafah. Apalagi di Rembang, hanya ada satu rumah sakit yang berada dalam naungan Nahdlatul Ulama.

Dokter Nowo berharap, melalui kerjasama tersebut, dukungan warga muslimat kepada RSI akan meningkat. Dan khusus soal layanan akseptor KB, pihaknya melayani pemasangan implant, IUD, suntik, dan pil. Menurutnya, RSI Arafah sedang terus berkembang untuk melengkapkan layanan yang mendukung kebutuhan masyarakat secara luas.

Dia menambahkan, ada tim KB di RSI Arafah. Tim KB RSI, menurut dokter senior ini, siap membantu warga dalam mengakses layanan akseptor keluarga berencana, baik peserta baru maupun akseptor lama.

Selain Muslimat dan RSI Arafah, bakti sosial pelayanan KB gratis itu juga melibatkan Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Keluarga Berencana (BPMPKB), Ikatan Bidan Indonesia, serta Dinas Kesehatan Rembang. Kepala Sub Bidang Pelayanan KB pada BPMPKB Kabupaten Rembang Nur Yahman mengatakan, akseptor baru terus meningkat dari tahun ke tahun.

Namun dia tidak menyebutkan jumlah akseptor KB hingga Maret 2014. Menurutnya, dilihat dari jenis KB, baik implant, IUD, maupun suntik dan pil, jumlahnya relatif berimbang. Dari keempat pilihan itu, IUD terbilang mulai diminati karena memiliki risiko yang relatif kecil. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan