Wisatawan Mancanegara Mulai Singgahi Museum Kartini Rembang

Sunday, 20 April 2014 | 19:50 WIB
Juru kunci Museum Kartini Rembang, Samijan, Minggu (20/4) dini hari. (Foto:Pujianto)

Juru kunci Museum Kartini Rembang, Samijan, Minggu (20/4) dini hari. (Foto:Pujianto)

REMBANG, MataAirRadio.net – Sejumlah wisatawan dari mancanegara mulai datang menyinggahi Museum Kartini Rembang, Minggu (20/4) pagi. Pelancong ini berasal dari Australia. Ada tujuh turis dari Negeri Kanguru ini yang datang untuk menyaksikan koleksi museum.

Jika menilik pengalaman tahun lalu, selain dari Australia, turis dari Singapura, China, dan Belanda, juga terpantau berkunjung ke museum ini. Juru kunci Museum Kartini Rembang Samijan menyebutkan, wisatawan dari luar negeri biasanya baru banyak berkunjung selepas 21 April.

Dia tidak tahu alasannya. Mungkin mereka menduga jika datang tepat 21 April, suasananya akan terlalu ramai. Samijan juga menyebutkan, tren kunjungan wisatawan mancanegara ke museum terbilang meningkat. Tahun 2013 kemarin, dia mencatat ada 160 turis yang singgah.

Selain dari mancanegara, pengunjung Museum Kartini Rembang juga datang dari berbagai daerah di Indonesia. Sementara ini, masih dari Jawa Timur yang banyak berkunjung. Samijan menyebut, warga dari Ngawi, Kediri, Jombang, Gresik, dan Surabaya telah berkunjung.

Mereka umumnya datang secara berombongan menumpang bus pariwisata. Ada juga yang datang bersama keluarga kecilnya dengan pakai mobil. Tiket masuk museum cukup murah atau hanya Rp2.000 per orang.

Sebagaimana pelancong dari luar negeri, tingkat kunjungan wisatawan domestik ke Museum Kartini, juga terbilang meningkat. Hanya saja, pria 52 tahun ini, mengaku tak paham persis jumlahnya. Dia hanya memastikan lebih ramai.

Menyangkut keamanan, Samijan yang menjadi juru kunci sejak 2007 silam ini menyebut, sudah lebih baik. Di sejumlah titik telah dipasangi kamera pengintai atau CCTV, untuk merekam aktivitas pengunjung sekaligus mengantisipasi pencurian benda koleksi.

Pria asli Desa Kunir Kecamatan Sulang namun telah bermukim di Tasikagung Kecamatan Rembang ini mengungkapkan, pernah ada yang hendak mencuri mata tombak pusaka Bupati Rembang Aryo Singgih. Namun upaya itu gagal karena kepergok penjaga. (Pujianto)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan