Dua Musala dan Satu Masjid di Kaliori Dibobol Maling

Sabtu, 8 November 2014 | 16:41 WIB
Ilustrasi kotak amal. (Foto:3.bp.blogspot.com)

Ilustrasi kotak amal. (Foto:3.bp.blogspot.com)

 

KALIORI, mataairradio.com – Dua musala dan satu masjid di dua desa berbeda di Kecamatan Kaliori dibobol maling, Sabtu (8/11/2014) dini hari. Kotak amal di dua musala dan satu unit pompa air di kompleks masjid itu digondol pencuri.

Dua musala yang kemalingan kotak amal dengan isi uang diduga ratusan ribu rupiah, adalah musala di wilayah RT 1 dan RT 3 RW 1 Dukuh Dresen Desa Purworejo Kecamatan Kaliori. Kedua musala ini terbilang berada di tepi Jalan Pantura Purworejo.

Salah seorang pengurus musala di RT 1 RW 1, Ahmad Zaenuri mengungkapkan, pencuri diduga masuk dengan cara mencongkel jendela. Setelah berhasil mencongkel jendela depan, pencuri mencongkel kotak jariyah dan mengambil seluruh isinya.

“Namun ada satu kotak jariyah kecil yang ditinggal. Kotak itu, sepertinya sempat hendak dicongkel, karena ada bekas congkelan, tetapi tidak berhasil,” ungkap Zaenuri.

Sebelum mendapati isi kotak amal yang raib, sekitar pukul 03.00 WIB atau ketika dirinya hendak ke musala, seorang tampak berlalu meninggalkan musala dengan mengendarai sepeda motor. Namun dia tak mengira, jika itu pencuri.

“Biasanya kotak amal dibuka setiap dua minggu. Isi kotak amal biasanya mencapai Rp500.000,” katanya saat ditanya tentang kemungkinan nilai uang dalam kotak.

Rencananya pada Sabtu (8/11/2014) ini, kotak akan dibuka dan uangnya akan digunakan untuk membeli air. Sejak, pasokan air dari PDAM terhenti karena kemarau, maka dua kali dalam seminggu, pihak musala harus mendatangkan air tangki guna kepentingan wudlu jemaah.

Sementara itu, Ratemin, warga RT 03 RW I memperkirakan, uang di kotak jariyah yang hilang dari musalanya, diperkirakan sekitar Rp250.000. Perkiraan ini didasarkan pada kebiasaan isi kotak yang biasa dibuka sebelumnya.

“Pencuri itu masuk ke musala dengan mencongkel jendela depan. Kemudian masuk ke musala dan mengambil seluruh isinya. Dari bekas congkelan yang ada, pencuri beraksi dengan menggunakan linggis,” katanya menduga.

Secara terpisah, di Masjid Al Falah di Dukuh Paloh Desa Tasikharjo Kecamatan Kaliori, satu unit mesin pompa air juga digasak maling. Aksin, salah satu warga menduga, maling nekat mencuri pompa air setelah tidak bisa masuk ke dalam masjid yang terkunci rapat.

“Dugaan saya ini berdasar pada bekas telapak dari yang kami duga pencuri di depan pintu masjid,” tandasnya.

Akibat pencurian itu, pihak masjid kehilangan aset bernilai sekitar Rp400 ribu. Pasalnya, mesin pompa ini baru saja dibeli sesaat setelah pasokan air dari PDAM terhenti per 14 Oktober 2014.

 

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan