Musafir asal Indramayu Tewas Akibat Tabrak Lari

Tuesday, 12 January 2016 | 18:44 WIB
Jenazah korban tabrak lari yang diketahui sebagai warga Indramayu, Jawa Barat ketika disemayamkan di kamar mayat RSUD dr R Soetrasno Rembang, Selasa (12/1/2016) siang. (Foto: Pujianto)

Jenazah korban tabrak lari yang diketahui sebagai warga Indramayu, Jawa Barat ketika disemayamkan di kamar mayat RSUD dr R Soetrasno Rembang, Selasa (12/1/2016) siang. (Foto: Pujianto)

 

KALIORI, mataairradio.com – Seorang musafir pejalan kaki tewas akibat tabrak lari di Jalan Pantura wilayah Desa Purworejo-Kaliori, Selasa (12/1/2016) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Diduga, kendaraan yang menabraknya jenis truk besar. Hal ini berdasar kondisi tubuh korban yang remuk.

Kasatlantas Polres Rembang AKP Ahmad Ghifar Al Ahfaqsyi menuturkan, korban bernama Suyatno (52) warga Juntikedokan Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu.

“Identitas tersebut kami ketahui dari KTP korban. Yang bersangkutan adalah musafir yang sedang menunaikan laku spiritual,” bebernya kepada reporter mataairradio.

Sampai dengan Selasa (12/1/2016) siang, jenazah korban masih disemayamkan di kamar mayat rumah sakit daerah.

Polisi memasukkan jenazah pada kantung mayat dan tertutup rapat karena kondisi tubuh korban yang parah. Kasatlantas mengaku menunggu kedatangan pihak keluarga.

“Kami telah menghubungi pihak kepolisian di Indramayu agar mengabarkan insiden tersebut kepada keluarga yang bersangkutan,” terangnya.

Pihak polisi lalu lintas di kabupaten ini juga sempat bertanya kepada musafir lain asal Indramayu yang ditemui pada Selasa (12/1/2016) pagi, tapi tidak tahu.

“Kami tadi sempat tanya kepada musafir yang lain. Juga dari Indramayu. Tapi dia tidak kenal karena dari lain kecamatan. Kalau yang kami temui ini tadi, dia dari Indramayu mau ke Madura,” ungkapnya.

Kanitlaka Satlantas Polres Rembang Inspektur Satu M Syafi’ Karim menambahkan, korban diduga ditabrak oleh kendaraan berukuran besar yang melaju dari arah Semarang menuju Surabaya.

“Hal itu karena warga sempat ada yang melihat, korban berjalan di sisi utara,” jelasnya.

Secara kerawanan kecelakaan, Jalur Pantura di sepanjang wilayah Desa Purworejo Kecamatan Kaliori, polisi menggolongkannya rawan.

Tidak hanya sopir atau pemotor, pejalan kaki pun diimbau waspada ketika melintas di jalur setempat. Setidaknya dengan tidak berjalan kaki di badan jalan.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan