Pulang Kerja, Motor Pegawai Honorer RSUD Dirampas

Rabu, 18 Juni 2014 | 17:34 WIB
Sejumlah pengendara melintas di kawasan Jalan Clangapan-Pamotan

Sejumlah pengendara melintas di kawasan Jalan Clangapan-Pamotan. 

REMBANG, MataAirRadio.net – Seorang perempuan pegawai honorer RSUD dr R Soetrasno Rembang menjadi korban kejahatan pada Selasa (17/6) malam. Sepeda motor Vario warna merah milik pegawai bernama Nurdiana Marikah (23) ini, dirampas dua orang tak dikenal di jalanan sepi sebelah timur Kampus STIE YPPI di bilangan Clangapan Kecamatan Rembang, sekitar jam setengah sepuluh malam.

Korban yang hendak pulang dari bekerja merasa telah dibuntuti dua orang berboncengan sepeda motor Suzuki Satria warna putih saat mulai melintasi Jalur Pantura Kota Rembang. Namun warga Desa Tulung Kecamatan Pamotan ini tidak menghiraukannya.

Sesampainya di lokasi kejadian, korban dipepet oleh dua pria berjaket dan bercadar hitam. Korban langsung ditodong dengan celurit ketika berhenti. Sepeda motor Nurdiana dirampas, berikut tas cokelat berisi SIM, KTP, dan STNK kendaraan tersebut. Pelaku kabur ke arah barat.

Fatur, salah seorang warga yang tinggal di tepi ruas jalan tersebut menyebut penerangan jalan yang kurang mengundang pelaku kejahatan beraksi. Pemuda dari Desa Padaran ini juga menyebut patroli polisi tidak cukup, karena hanya dilakukan beberapa kali saja dalam semalam.

Kapolsek Kota Rembang AKP Suhaendi Tirta mengaku sudah berusaha menggiatkan patroli untuk menekan kemungkinan tindak kejahatan di ruas jalan tersebut. Dia mengklaim, patroli dilakukan hampir tiap jam.

Karena sudah merasa giat berpatroli, pihaknya meminta kepada Pemkab Rembang agar memikirkan penambahan lampu penerangan jalan umum di ruas tersebut. Kondisi jalan yang gelap memang bisa memancing pelaku perampasan atau perampokan, beraksi.

Menanggapi kasus perampasan sepeda motor pegawai rumah sakit yang terjadi Selasa (17/6) malam, pihaknya meminta kepada pengendara lain agar lebih waspada. Sebab, pada kasus ini, korban sempat merasa dibuntuti sejak dari Jalur Pantura. Jika curiga dibuntuti, pengendara bisa berhenti sejenak di tempat ramai.

Kasatreskrim Polres Rembang AKP Joko Santoso mengaku sedang mendalami sejumlah kasus perampasan sepeda motor yang terjadi di ruas jalan sepi di kota ini. Namun hingga Rabu (18/6) siang, polisi belum mengantongi identitas atau seseorang yang dicurigai sebagai pelaku.

Sebelumnya, dua unit sepeda motor milik dua pasang remaja yang sedang berpacaran di jalur sepi belakang MAN Rembang dirampok oleh tiga orang pria tak dikenal. Pihak kepolisian menegaskan imbauan kepada masyarakat, agar lebih waspada saat melaju djalur sepi. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan