Mobil Penabrak Bundaran Adipura Rembang Tertangkap Kamera Pengintai

Jumat, 2 Januari 2015 | 17:52 WIB
Foto kamera pengintai dan Bundaran Tugu Adipura yang ditabrak mobil jenis pikap Colt L300.

Bundaran Tugu Adipura yang ditabrak mobil jenis pikap Colt L300. (Foto:kamera pengintai)

 
REMBANG, mataairradio.com – Sebuah mobil jenis pikap Colt L300 menabrak bagian utara dari Bundaran Tugu Adipura Rembang baru-baru ini. Namun, sang sopir memilih cepat-cepat kabur, seusai menabrak.

Meski demikian, sopir kendaraan bernomor polisi K-D itu, terancam sanksi saat melakukan uji kelayakan atau KIR di Dinas Perhubungan Rembang suatu saat nanti.

Pasalnya, aksi sang sopir yang kabur seusai menabrak bagian bundaran itu, terekam jelas oleh kamera pengintai.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Rembang Suyono mengatakan, sampai Jumat (2/1/2015) ini, sopir pikap tersebut belum sampai ke dinasnya untuk melakukan uji KIR.

“Keberadaan kamera pengintai yang terpasang di kawasan simpang Adipura, membantu kami untuk menindak sopir itu nanti saat uji KIR,” ungkapnya.

Kamera pengintai canggih jenis internet protocol camera dipasang di tiga titik Jalur Pantura Rembang. Selain di Bundaran Tugu Adipura Rembang, kamera pengintai itu juga dipasang di kawasan Perempatan Lasem dan di wilayah Polsek Sluke.

Internet protocol camera berbeda dari CCTV. Gambar yang ditangkap oleh IP-camera lebih jelas dan tajam ketimbang CCTV.

“Internet protocol camera bisa secara otomatis melakukan perbesaran gambar, jika ada gerakan tertentu,” tandasnya.

Suyono menyatakan akan menambah pemasangan kamera pengintai sejenis, paling tidak di Pantura Kaliori dan Sarang. Namun rencana itu belum masuk di APBD 2015.

“Kita bakal menganggarkannya melalui APBD Perubahan tahun ini,” imbuhnya.

Pihak Dinas Perhubungan menambahkan, selain digunakan untuk menyelidiki kasus kecelakaan tabrak lari, belum lama ini, basis data dari kamera tersebut juga dimanfaatkan untuk memburu pelaku penipuan dengan modus tentara gadungan.

“Memang belum ada pelaku kejahatan yang kemudian ditangkap dengan bantuan kamera pengintai ini. Namun keberadaannya tetap penting,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan