Miskomunikasi Jadi Biang Hasil Imbang PSIR

Senin, 1 Mei 2017 | 17:05 WIB

PSIR ditahan imbang Persipur Purwodadi pada laga lanjutan kompetisi Liga 2 di Stadion Krida Rembang, Ahad (30/4/2017). (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Kubu PSIR langsung melakukan evaluasi pascahasil imbang 1-1 kala menjamu Persipur Purwodadi pada laga lanjutan kometisi Liga 2 di Stadion Krida Rembang, Ahad (30/4/2017) kemarin.

Karteker Pelatih PSIR Hadi Surento mengatakan, hasil seri itu antara lain dipicu karena para pemain dilanda demam lapangan. Umpan-umpan pun cukup banyak berlangsung secara tidak akurat.

“Selain itu, instruksi kami diterima berbeda oleh para pemain. Kami minta mereka bermain menekan. Tetapi tidak dengan memberi bola direct dari belakang langsung ke depan,” katanya kepada mataairradio.com, Senin (1/5/2017).

Rento, sapaan akrab Hadi Surento mengaku menerapkan pola permainan 4-4-2 ketika menghadapi Persipur, sama dengan yang dipakai ketika PSIR menghadapi Persiba Bantul yang kala itu dimenangi Laskar Dampo Awang, 1-0.

“Tetapi pemain melakukannya secara berbeda. Artinya wing kanan dan kiri belum naik ke atas, bola sudah keburu diumpan lambung ke depan, sehingga bola banyak terbuang sia-sia,” kataya.

Mantan Kapten Tim PSIR ini juga mengakui, pergantian pemain yang dilakukannya terhadap Rudi Santoso dengan Zainul Harir, agak tergesa-gesa. Rento mengaku mengganti Rudi karena khawatir mental pemain itu jatuh karena menyia-nyiakan tiga peluang emas.

“Sementara ketika Khaidir kita masukkan dengan pertimbangan permainannya yang bagus ketika melawan Persiba, justru kemarin tampil tidak begitu baik. Mungkin, karena mentalnya di pertandingan kandang belum sepenuhnya terbentuk,” katanya.

Pihaknya berharap, keseluruhan evaluasi terhadap permainan dan pemain berdampak baik bagi tim, terutama jelang laga melawan Persipon di Pontianak pada 6 Mei mendatang.

Stopper PSIR Heru Wibowo, juga mengatakan, ada miskomunikasi dari lini belakang dengan kiper sehingga pasukan lawan dapat mencetak gol. Evaluasi dari pertandingan kemarin adalah perlu meningkatkan komunikasi tim.

“Selain itu mungkin ini masih demam panggung. Dari lini per lini sudah cukup bagus, komunikasi yang harus diperbaiki. Tadi (kemarin) sempat ada problem, dari lini belakang ada miskomunikasi sama kiper,” ujarnya.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan