Minim Renovasi, Pasujudan Sunan Bonang Tak Pernah Sepi

Sabtu, 6 Februari 2016 | 18:12 WIB
Kawasan wisata religi Pasujudan Sunan Bonang di wilayah Desa Bonang Kecamatan Lasem, Sabtu (6/2/2016) pagi. (Foto: Mukhammad Fadlil)

Kawasan wisata religi Pasujudan Sunan Bonang di wilayah Desa Bonang Kecamatan Lasem, Sabtu (6/2/2016) pagi. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

LASEM, mataairradio.com – Kawasan wisata religi Pasujudan Sunan Bonang di wilayah Desa Bonang Kecamatan Lasem sudah sekitar 15 tahun ini tak pernah tersentuh renovasi. Meski begitu, pengunjungnya nyaris tidak pernah sepi.

Lutfi Hakim, sang juru kunci membenarkan bahwa kawasan wisata yang dijaganya itu belum pernah direnovasi karena minim biaya. Pihaknya hanya sempat membangun sebuah gedung baru untuk penginapan tamu.

“Sudah 15 tahun belum pernah ada renovasi. Tiga tahun yang lalu saja, kita bangun gedung baru untuk penginapan tamu yang terletak di sebelah utara Pasujudan Sunan Bonang,” bebernya kepada reporter mataairradio.

Ia mengungkapkan, pihak Yayasan Sunan Bonang, berencana memperlebar areal parkir, karena kawasan tersebut kerap tak mampu menampung kendaraan pengunjung.

“Kalau pengunjung sekitar 5.000 orang yang datang berkunjung tiap bulannya. Dari berbagai daerah, termasuk Luar Jawa,” terangnya.

Mukhammad Ali, salah seorang pengunjung asal Sampang-Madura mengaku sudah tiga kali ini datang ke Pasujudan Sunan Bonang. Ia singgah usai berziarah di makam Sunan Bonang di Tuban.

“Saya rombongan satu bus. Tadi dari makam Sunan Bonang di Tuban, terus singgah di sini,” terangnya.

Menurutnya, fasilitas di kompleks Pasujudan Sunan Bonang saat ini sudah lumayan. Ia hanya menyarankan supaya areal parkir diperluas.

“Karena pengunjung dari luar kota banyak yang menggunakan bus-bus besar, sarannya ya parkir diperluas,” katanya.

Namun pihak yayasan juga perlu mempertimbangkan rencana memperluas areal parkir karena letaknya saat ini yang sudah mepet dengan Jalan Pantura Lasem-Tuban.

Ali khawatir akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan. Apalagi medan jalan setempat menikung tajam.

Sementara itu, menurut pantauan reporter mataairradio, Sabtu (6/2/2016) pagi, pengunjung terpantau ramai.

Di lokasi parkir terdapat dua bus, masing-masing rombongan dari Madura dan Cirebon. Selain itu juga ada pengunjung dari Ternate, yang datang sekeluarga bermobil.

Maksum, sopir bus rombongan dari Madura mengaku, berangkat dari daerahnya sejak pagi kemarin (5/2/2016) dan tiba di Surabaya sore hari sekitar menjelang maghrib.

Setelah dari Pasujudan Sunan Bonang, rombongan akan melanjutkan ziarah ke makam Sunan Kalijaga di Demak.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan