Minim Rambu dan Petugas, Perempatan Ufa Rawan Laka

Selasa, 11 Agustus 2015 | 18:09 WIB
Ilustrasi. (Foto: indonetwork.co.id)

Ilustrasi. (Foto: indonetwork.co.id)

 
REMBANG, mataairradio.com – Kawasan perempatan menuju SMK TI Umar Fatah (Ufa) di bilangan Pantura Punjulharjo Kecamatan Kota Rembang rawan kecelakaan di antaranya karena minim rambu peringatan dan petugas polisi setidaknya di pagi hari pada jam sekolah.

Kepala SMK Umar Fatah Nur Rohman mengatakan, Selasa (11/8/2015) pagi ada salah satu siswanya yang kecelakaan ketika hendak menyeberang menuju arah sekolah. Pihaknya menjadikan kasus kecelakaan yang hampir terjadi tiap bulan itu sebagai hikmah.

“Setiap bulan, selalu ada kecelakaan di kawasan perempatan itu. Ada siswa, ada juga warga sekitar. Kita ambil hikmahnya agar ada antisipasi ke depannya,” katanya.

Dia mengaku sudah berusaha mengantisipasi kecelakaan di perempatan rawan laka itu dengan menempatkan seorang satpam dan dua orang guru. Namun itu saja menurutnya tidak cukup.

“Kami berharap kepada pihak Polres Rembang untuk menempatkan petugas di kawasan perempatan itu pada jam sekolah,” ujarnya kepada mataairradio.

Berdasarkan pantauan mataairradio di lapangan, kawasan perempatan setempat sering dipakai lalu lalang serta penyeberangan siswa dan warga sekitar. Di perempatan dekat Halte Djarum itu memang sudah ada rambu berupa lampu pelikan dan zebra cross.

“Lampu pelikan dan zebra cross saja tidak cukup karena tidak terlalu terlihat. Apalagi Jalur Pantura setempat ramai pada jam sekolah. Terlebih beberapa kendaraan sering berpacu dengan kecepatan tinggi,” tandasnya.

Nur Rohman berharap pihak Dinas Perhubungan menambahkan rambu seperti pita kejut atau zona sekolah, sehingga pengguna jalan dari arah barat atau timur lebih berhati-hati.

“Kami anggap ini hal serius, maka itu, mungkin besok pagi, kami akan berkirim surat kepada kapolres dan kepala dinas perhubungan,” tegasnya.

Kepala Urusan Bina Operasi Satlantas Polres Rembang Iptu Muhammad Ismail mengaku akan segera merespon harapan sekolah tersebut.

“Kami akan segera bicarakan (usulan penempatan petugas polisi di kawasan perempatan Ufa) dengan Kasatlantas,” ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Rembang Suyono pun menyatakan akan menindaklanjuti harapan sekolah. Dia akan segera mengusulkan bantuan tambahan rambu tersebut kepada pihak Bina Marga mengingat Jalur Pantura menjadi wewenang Pemerintah Pusat.

“Segera kita usulkan,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan