Minim Pemain Lokal Rembang, Dukungan PSIR Terpengaruh

Jumat, 14 Agustus 2015 | 18:32 WIB
Aksi Ganster saat mendukung PSIR di Stadion Krida Rembang. (Foto: psirrembang.co.id)

Aksi Ganster saat mendukung PSIR di Stadion Krida Rembang. (Foto: psirrembang.co.id)

 
REMBANG, mataairradio.com – Barisan pendukung PSIR, Ganster, menyebut adanya pengaruh minimnya pemain lokal Rembang di Laskar Dampo Awang terhadap dukungan bagi Skuat Oranye di Piala Kemerdekaan yang bergulir mulai 15 Agustus ini.

Komandan Ganster Nugroho Ghozali, Jumat (14/8/2015) pagi mengatakan, perubahan secara drastis komposisi pemain di tubuh PSIR membawa pengaruh berupa berkurangnya dukungan. Di kompetisi reguler musim lalu, PSIR diperkuat mayoritas pemain lokal, sedangkan kini mayoritas pemain luar daerah.

“Yang untuk Piala Kemerdekaan, biarlah ini jadi pelajaran. Tetapi untuk kompetisi reguler di masa mendatang, pemain lokal Rembang, mesti mendapat porsi yang lebih baik,” katanya.

Menurutnya, jika pun ada dukungan langsung bagi PSIR, sifatnya tidak akan berbondong-bondong, tetapi sporadis. Itu saja, dukungan dari Ganster di Surakarta dan Yogyakarta.

“Untuk suporter yang berangkat langsung dari Rembang, kami tidak bisa memastikan (jumlahnya),” terangnya.

Sementara mengenai peluang PSIR di turnamen Piala Kemerdekaan, pihak Ganster berhitung finish di peringkat kedua klasemen Grup C. Dia menganggap, persaingan dengan Persiba Bantul, Persis Solo, PPSM Magelang, Persinga Ngawi, dan Persibangga Purbalingga, tetap kompetitif.

“Tetapi kami menunggu bukti target dari manajemen. Juara,” tegasnya.

PSIR akan mengawali turnamen dengan menantang Persiba Bantul di Stadion Sultan Agung pada 15 Agustus ini. Setelah itu, pada 17 Agustus, PSIR berganti menantang Persis Solo di Stadion Manahan.

Pelatih PSIR Bambang Handoyo mengakui hanya ada empat pemain lokal Rembang yang dipakai di turnamen Piala Kemerdekaan. Minimnya putra daerah di skuat PSIR lantaran kegagalan mencapai kata sepakat antara pemain dengan manajemen soal bayaran.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan