Miliki Sabu dan Ganja, Dua Pemuda Dibekuk

Kamis, 17 Mei 2018 | 17:18 WIB

Dua orang pemuda dibekuk polisi di depan sebuah toko ritel berjejaring di bilangan Jalan Diponegoro Rembang. Keduanya ditangkap karena kepemilikan Narkoba jenis sabu-sabu. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Dua orang pemuda dibekuk polisi di depan sebuah toko ritel berjejaring di bilangan Jalan Diponegoro Rembang. Keduanya ditangkap karena kepemilikan Narkoba jenis sabu-sabu.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Rembang AKP Bambang Sugito mengungkapkan, terangka bernama Khoirul Anwar (24) warga Labuhan Kidul Sluke dan Rustamaji (20) warga Kalipang Sarang.

Penangkapan berbekal informasi dari masyarakat bahwa lokasi itu sering dipakai sebagai tempat transaksi Narkoba. Hingga pada Selasa (15/5/2018) malam lalu, polisi mencurigai sebuah mobil BRV yang parkir.

Begitu pengemudinya turun, polisi langsung melakukan penggeledahan. Ditemukan dua paket sabu seberat satu gram dan dua linting ganja yang disimpan dalam bungkus rokok bekas serta diakui milik mereka.

“Meski dari hasil pemeriksaan dua orang pelaku mengaku memakai sendiri sabu-sabu dan ganja itu, namun dari hasil pengembangan kami mengindikasikan keduanya adalah perantara dan Narkoba ini akan kembali dijual,” katanya.

Kasat Reserse Narkoba menambahkan, barang bukti untuk menjerat Khoirul Anwar dan Rustamaji sudah cukup. Keduanya secara resmi ditahan di sel tahanan Mapolres Rembang, Kamis (17/5/2018) sore.

“Dari hasil pemeriksaan awal, kami mendapatkan beberapa nama dari tersangka, termasuk pria berinisial D yang disebut sebagai pemasok sabu-sabu kepada pelaku. Namun kami masih harus mendalami,” tandasnya.

Bambang memastikan, sebelum ditangkap, dua orang tersangka tersebut masuk dalam daftar penyalahguna Narkoba di Kabupaten Rembang. Hanya saja, ikhwal penangkapan berbekal info dari warga, dua hari sebelumnya.

Sementara ini, polisi menjerat kedua tersangka dengan pelanggaran Pasal 112 dan 114 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya minimal empat tahun penjara dan denda Rp800 juta.

Selain satu gram sabu-sabu dan dua linting ganja, polisi menyita pula sebuah Ponsel merek Sony warna putih, sebagai barang bukti. Bambang menegaskan, penyalahgunaan Narkoba serta Miras akan ditindak tegas selama Ramadan.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan