Merugi, Pengelola Kembalikan Taman Kartini ke Pemkab

Selasa, 30 Januari 2018 | 18:14 WIB

CV Rembang Jaya Sentosa mengembalikan pengelolaan Taman Rekreasi Pantai Kartini kepada Pemkab Rembang. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – CV Rembang Jaya Sentosa mengembalikan pengelolaan Taman Rekreasi Pantai Kartini kepada Pemkab Rembang.

Hal ini setelah manajemen merugi akibat tingkat kunjungan wisatawan yang terus menurun.

Murwadi, Manajer objek wisata ini mengatakan, kontrak pengelolaan Taman Rekreasi Pantai Kartini semestinya baru akan habis pada 31 Desember 2018.

Menurutnya, setiap tahun, pihaknya ditarget menyetor satu miliar rupiah ke kas daerah, sedangkan tahun 2017 kemarin, dari target tersebut, pengelola hanya bisa menyetor Rp300 juta.

“Pendapatan dari pengelolaan objek wisata ini, menurun. Soal kurang setor Rp700 juta, itu wewenang pihak CV,” terangnya kepada mataairradio, Selasa (30/1/2018).

Murwadi juga mengatakan, karena pihaknya sudah angkat tangan, maka kios-kios yang berada di dalam dan di luar taman, akan diserahkan pula kepada Pemkab.

“Di dalam taman ada 15 kios, sedangkan yang di luar 25 kios,” bebernya.

Para pedagang diberikan waktu paling lambat 1 Februari 2018 untuk mengosongkan kios dari barang-barang dagangan.

“Sejak saat itu, sudah tidak ada lagi hubungan antara CV Rembang Jaya Sentosa dengan pedagang,” tegasnya.

Murwadi memastikan, pihaknya belum sampai mengutip jasa sewa kios untuk tahun ini, sehingga tidak perlu repot.

“Intinya pengelola keberatan dengan target setoran sebesar satu miliar rupiah per tahun kepada Pemerintah,” katanya.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rembang Dwi Purwanto membenarkan penyerahan kembali pengelolaan Taman Rekreasi Pantai Kartini kepada Pemkab.

Namun ia belum bisa berkomentar lebih jauh. Ia hanya berencana untuk koordinasi dengan Bupati setelah penyerahan ini.

Pihaknya memastikan, Taman Kartini tetap bisa dikunjungi oleh masyarakat. Karyawan lama sedang dijajaki untuk mengurus sementara tempat wisata, dengan aturan tertentu.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan