Dua Bulan Menghilang, Keluarga Butuh Informasi Kosim

Kamis, 24 April 2014 | 19:16 WIB
Wasikin (58), warga Banyon Desa Woro Kecamatan Kragan, Rabu (23/4) malam, menunjukkan foto anaknya, Kosim (22), yang hilang sejak hampir dua bulan belakangan. (Foto:Pujianto)

Wasikin (58), warga Banyon Desa Woro Kecamatan Kragan, Rabu (23/4) malam, menunjukkan foto anaknya, Kosim (22), yang hilang sejak hampir dua bulan belakangan. (Foto:Pujianto)

KRAGAN, MataAirRadio.net – Seorang pemuda 22,5 tahun dari Dusun Banyon Desa Woro Kecamatan Kragan dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak hampir dua bulan belakangan. Sebelum pergi, pemuda berperawakan kurus tinggi, kulit cenderung putih, dan berambut ikal ini, tak meninggalkan pesan apapun.

Padahal saat ditinggal, Jumari, istrinya sedang hamil tua, dan kini telah melahirkan bayi laki-laki secara sempurna. Keluarga mengaku kaget dengan hilangnya Kosim, sebab tidak ada persoalan apapun sebelum kepergiannya.

Wasikin, ayah dari Kosim menuturkan, saat itu, hari Kamis sore, Kosim dikiranya pergi ke makam untuk berkirim doa di makam ibunya. Istri Wasikin meninggal dua tahun lalu. Namun Kosim tak kunjung pulang hingga Kamis (24/4). Wasikin belum sampai melapor kepada polisi.

Sebelum hilangnya Kosim, warga RT 1 RW 4 Dusun Banyon Desa Woro ini pun sempat diketahui pergi dari rumah selama berhari-hari tanpa sebab yang jelas. Saat itu, Kosim hanya berkata kepada keluarganya baru pulang dari jalan-jalan di Madiun dan Bojonegoro.

Wasikin memastikan, anaknya sedang tidak terganggu kejiwaannya. Hanya saja, dari ramalan dukun, Kosim ditempeli makhluk halus. Bapak tiga anak ini menyebutkan pula, Kosim tergolong pendiam. Tak sekalipun, Kosim bertengkar dengan istrinya.

Uang hasil Kosim bekerja sebagai buruh selep kayu rumahan, juga selalu diberikan kepada Jumari. Sebelumnya, pemuda ini sempat bekerja sebagai pengepul barang bekas di Kudus. Wasikin berharap, anaknya segera pulang dan berdiam di rumah.

Dwi Suprasetyo, kerabat Kosim dari Desa Labuhan Kidul Kecamatan Sluke mengaku sudah membantu mencari anak kedua Wasikin itu ke sejumlah daerah di Kudus dan Pati. Sempat pula mencari ke Pasar Tayu, sesuai petunjuk “orang pintar”, namun belum juga berhasil.

Kali ini, dia berencana melaporkan hilangnya Kosim kepada polisi. Dwi berharap, jika ada informasi keberadaan Kosim sesuai ciri fisik yang tersebut, agar menghubungi dirinya di 085329 740611. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan