Membahayakan Pengunjung, Jetty di Karangjahe Bakal Diganti

Monday, 18 January 2016 | 18:35 WIB
Sejumlah pengunjung hendak memanfaatkan akses jetty di Pantai Karangjahe, Senin (18/1/2016) pagi. (Foto: Mukhammad Fadlil)

Sejumlah pengunjung hendak memanfaatkan akses jetty di Pantai Karangjahe, Senin (18/1/2016) pagi. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Objek Wisata Pantai Karangjahe di Desa Punjulharjo Kecamatan Rembang akan punya jetty baru dalam waktu dekat.

Dengan jetty baru nanti, pihak pengelola berharap agar para pengunjung merasa aman dan nyaman.

Ali Mustofa, Ketua Pengelola Pantai Karangjahe, Senin (18/1/2016) pagi menyebutkan, jetty anyar ini adalah bantuan dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Rembang.

“Kami belum tahu kapan pembangunan jetty itu akan dilakukan. Yang jelas tidak lama lagi,” katanya.

Rencananya, menurut Ali, jetty baru sepanjang 70-80 meter ini akan berpenyangga beton dan alas jembatannya memakai papan kayu.

“Berbeda dari yang sekarang; panjangnya cuma 50 meter dan terbuat dari bambu, sehingga berpotensi membahayakan pengunjung,” terangnya.

Susan, seorang pengunjung dari Pati menyarankan, agar pembangunan jetty tetap memperhatikan keaslian pemandangan pantai, supaya suasana khas pantai justru tidak hilang.

“Pembangunan jetty cukup penting agar minat pengunjung untuk datang ke pantai ini kian bertambah. Tapi jangan dibeton seluruhnya, agar khas pantai tidak hilang,” katanya.

Hefri, suami Susan menambahkan, pihak pengelola juga perlu segera memperbaiki akses jalan menuju pantai. Pasalnya, jumlah pengunjung setiap hari, tampak terlampau banyak.

“Meski begitu, kami selalu datang ke Karangjahe dan sesekali ke Caruban-Lasem, tiap kali hari libur. Si kecil senang sekali dengan pantai,” katanya.

Sementara itu, Sumarno, penyedia jasa perahu siar mengaku senang jika jetty bambu diganti dengan yang baru berbahan beton.

“Dengan jetty baru, kami berharap pengunjung yang memanfaatkan jasa perahu siar semakin meningkat,” katanya.

Pada hari-hari biasa, ia mampu berpenghasilan sekitar Rp100.000-Rp200.000 per hari, sedangkan saat hari libur bisa sampai Rp250.000.

Menurut Sumarno, jasa berperahu siar untuk sekitaran Pantai Karangjahe hanya Rp10.000 per orang, sedangkan jika sampai Pulau Karang Rp15.000.

Kepala BLH Rembang Purwadi Samsi membenarkan bahwa pihaknya memperbaiki jetty di Pantai Karangjahe pada tahun ini. Soal kapannya ia hanya menyebut pada semester pertama 2016.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan