Masih Cidera, Ilyas Sayogie Berharap Perhatian PSIR

Senin, 13 November 2017 | 10:48 WIB

Ilyas Sayogie ditandu keluar lapangan akibat cidera saat berlaga melawan Persis Solo di Stadion Manahan pada 30 Juli 2017. (Foto dikutip dari laman jawapos.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Stopper jangkung PSIR Rembang Ilyas Sayogie mencurahkan isi hatinya melalui instagram pribadi, baru-baru ini.

Ia berharap perhatian dari manajemen PSIR soal cidera yang dideritanya saat berlaga membela Laskar Jangkar Keramat melawan Persis Solo di ajang kompetisi Liga 2 Indonesia 30 Juli 2017.

“Di sini saya tidak berharap jaminan kontrak baru musim depan untuk saya, tapi harapan saya, pihak manajemen bisa bertanggungjawab sampai sembuh kaki saya,” tulis Ilyas di akun instagram, @ilyassayogie.

Cidera ligamen lutut yang diderita Ilyas, disebut belum sembuh. Ia menulis, sejak 30 Juli silam, baru penanganan magnetic resonance imaging (MRI) yang dilakukan.

“Hasil dari MRI pada kaki saya, terlihat bahwa pada otot anterior cruciate ligament (ACL) saya mengalami sobekan, dan terdapat cairan pada lutut saya. Cidera saya tidak ringan,” tulisnya.

Dikonfirmasi mengenai harapan Ilyas tersebut, Sekretaris Manajemen PSIR Budi Suharto menyatakan akan terlebih dahulu berkomunikasi dengan Manajer.

“Perhatian atas cidera Ilyas sudah kami berikan. Setelah kejadian, kita sudah berobatkan dia ke Kudus. Sejak saat itu, meskipun tidak merumput, Ilyas masih gajian sampai PSIR menuntaskan laga play-off,” katanya.

Ia juga menyatakan tidak bisa berandai-andai, mengenai apakah manajemen akan memberikan semacam tali asih kepada Ilyas seiring cidera yang dituai saat membela PSIR.

“Ilyas memang pemain baik dan tidak pernah bertindak aneh-aneh, dan cideranya pun didapat saat membela PSIR. Namun soal mengobatkan Ilyas sampai sembuh, dan jaminan kontrak musim depan, kami belum bisa memastikan,” pungkas Budi.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan