Manajemen Telat Bayar Gaji Perdana Pemain PSIR

Kamis, 12 Maret 2015 | 19:15 WIB
Finance Officer PSIR Syaiful Burhan (berkacamata) saat membayarkan gaji kepada kapten tim PSIR Heru Wibowo, Kamis (12/3/2015). (Foto: Pujianto)

Finance Officer PSIR Syaiful Burhan (berkacamata) saat membayarkan gaji kepada kapten tim PSIR Heru Wibowo, Kamis (12/3/2015). (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Manajemen PSIR telat membayar gaji perdana pemain Laskar Dampo Awang. Mestinya, gaji pemain dibayar pada awal bulan Maret ini.

Namun, gaji itu baru dibayarkan pada Kamis (12/3/2015) pagi.

Finance Officer PSIR Syaiful Burhan menjelaskan, pembayaran gaji pemain mengalami sedikit keterlambatan karena pembiayaan belum maksimal.

“Prinsipnya manajemen sudah membayar hak pemain. Tak hanya gaji 26 pemain, tetapi juga gaji untuk tiga orang pelatih dan enam petugas perlengkapan,” katanya.

Menurut Burhan, tidak ada pemain yang sampai mengambek, akibat keterlambatan pembayaran gaji perdana.

“Umumnya mereka mau mengerti kondisi tim yang belum teraliri banyak pembiayaan,” tandasnya.

Burhan juga mengatakan, selain gaji, manajemen juga membayar uang sepatu dan uang makan bagi setiap pemain.

“Uang sepatu diberikan sebesar satu juta rupiah per pemain, sedangkan uang makannya baru Rp25.000 per orang,” katanya.

Manajemen berharap bisa meningkatkan jatah uang makan bagi tiap pemain.

Adapun gaji perdana pemain ini merogoh dana klub sekitar Rp65 juta. Pada kesempatan itu, finance officer menyatakan sudah memperbaiki atap stadion yang jebol.

Berdasarkan pantauan, atap tribun sisi utara yang ambrol sudah tertutup dengan bahan fiber. Perbaikan akan dilanjutkan dengan pengecatan.

Kapten Tim PSIR Rembang Heru Wibowo mengaku bisa memaklumi keterlambatan pembayaran gaji perdana pemain.

“Kami tahu lah belum banyak sponsor yang masuk ke PSIR. Namun kami berharap agar tidak ada lagi keterlambatan,” katanya.

Meski sempat mengganggu semangat, tetapi tidak ada pemain yang mutung.

Sebelumnya, Manajer Pemasaran PSIR Wahyu Adi Hermawan mengatakan, sudah ada dua sponsor yang masuk ke PSIR.

Keduanya berasal dari perbankan; satu bank swasta dan satu bank pemerintah.

Upaya perburuan sponsor terus dilakukan guna mengkaver kebutuhan dana Rp1,5 miliar untuk semusim.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan