Mampir Rembang, Menteri Pertanian Bicara Empat Hal Ini

Rabu, 19 November 2014 | 09:51 WIB
Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman didamping Plt. Bupati Rembang Abdul Hafidz di Restaurant Hotel Antika, Selasa (18/11/2014) malam.

Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman didampingi Plt Bupati Rembang Abdul Hafidz di Restaurant Hotel Antika, Selasa (18/11/2014) malam. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman diketahui mampir menginap di Rembang, Selasa (18/11/2014) malam. Menteri kelahiran Bone Sulawesi Selatan ini sedang dalam safari pertanian dari Jawa Timur menuju Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Amran dilaporkan tiba di Rembang sekitar pukul 17.00 WIB dan menginap di Hotel Antika pada malam harinya. Dia yang menumpang mobil dinas RI 37 lantas menggelar rapat terbatas dengan jajaran pihak Dinas Pertanian dan Kehutanan Rembang, Blora, dan Pati pada sekitar pukul 19.00 WIB.

“Pak Menteri bicara soal memantapkan swasembada pangan dengan mengecek kesiapan tanam dan harapan peningkatan indeks pertanaman (IP),” ungkap Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Rembang Suratmin, semalam.

Suratmin menyampaikan, indeks pertanaman padi di Rembang, rata-rata masih berkisar antara 1-1,5. Artinya belum semua petani di Rembang, menanam padi untuk dua kali dalam setahun.

“Kata Pak Menteri, indeks pertanaman ini akan ditingkatkan dengan pembangunan jaringan irigasi baru dan embung-embung kecil pertanian, terutama di daerah yang indeksnya masih kurang dari 1,5. Kalau di Rembang seperti di Kecamatan Kaliori, Sumber, Kragan, Sarang, dan Gunem,” katanya.

Dalam rapat terbatas yang berlangsung hingga sekitar pukul 21.00 WIB, Suratmin juga sempat menyampaikan aspirasi agar ketersediaan pupuk bisa terjaga atau kalau perlu kuotanya ditambah untuk Rembang.

“Kami sampaikan juga bahwa tahun ini Rembang mendapat bantuan embung kecil senilai Rp415 juta di Desa Mojokerto Kecamatan Kragan yang diyakini bisa mengkaver pengairan pada lahan pertanian di sekitarnya, hingga Rp200 hektare,” imbuhnya.

Rabu (19/11/2014) pagi, Menteri Amran juga sempat terlibat dengan pembicaraan informal dengan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rembang selama sekitar setengah jam sejak pukul 07.30 WIB di hotel yang sama, menyangkut perlindungan harga pasca-panen terhadap komoditas seperti kedelai dan tebu.

“Kalau dengan Pak Plt (Bupati) tadi, bicara tentang perlindungan harga pasca-panen seperti kedelai dan tebu. Intinya soal pengelolaan pasca-panen,” kata Suratmin.

Menteri Pertanian yang didampingi Direktur Pengolahan Air Irigasi dan Direktur Pasca Panen Tanaman Pangan diketahui bergeser dari Hotel Antika pada sekitar pukul 08.15 WIB dan direncanakan langsung menuju Kabupaten Pati.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan