Maling Spesialis Hewan Ternak Ditangkap Polisi

Jumat, 22 Maret 2024 | 15:46 WIB

Tersangka pelaku pencurian hewan ternak di Desa Sendangcoyo, Lasem, saat dihadirkan di Konferensi Pers, pada Jumat (22/3) di Mapolres Rembang. Foto: mataairradio.com.

REMBANG, mataairradio.com – Tersangka pelaku pencurian ternak kambing di Desa Sendangcoyo, Kecamatan Lasem, Rembang ditangkap polisi. Tersangka bernama Gampang (37), warga Desa Tasikagung, Rembang.

Kapolsek Lasem AKP Arif Kristiawan mengatakan, tersangka diamankan di rumahnya di Dukuh Deles, Sendangcoyo. Hal itu bermula setelah adanya informasi awal dari warga yang kehilangan seekor kambing. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa sepeda motor sekaligus keranjangnya.

“Awalnya kami mendapatkan informasi ada salah satu warga yang kehilangan seekor kambing, kemudian disebutkan ciri-ciri pelaku. Berkat informasi tersebut kami langsung melakukan penyelidikan,” terang Arif  saat Konpers di Polres Rembang, Jumat (22/3/2024).

“Dengan berbekal informasi tersebut, pelaku akhirnya berhasil kami amankan saat akan melarikan diri ke arah timur Kecamatan Sluke. Pelaku berhasil kita amankan bersama barang bukti seekor kambing,” imbuh Arif.

Dari pengakuan tersangka Arif mengungkapkan, tersangka sudah beberapa kali mencuri ternak di Kecamatan Lasem dan Sluke. Dari hasil pencurian itu, Arif mengungkapkan, kemudian pelaku menjualnya dan ada yang ia masak untuk dimakan.

“Jadi setelah kami kembangan memang benar pelaku sudah beberapa kali melakukan aksi yang sama. Jadi pelaku ini belum sempat menjual hasil curiannya, melainkan untuk dikonsumsi sendiri bersama para temannya,” jelas Arif.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Gampang dijerat dengan pasal 363 KUHP, dengan ancaman kurungan penjara maksimal selama 7 tahun. (*)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan