Mahasiswa Di Rembang Ubah Desa Kumuh Menjadi Kampung Pelangi

Senin, 22 Oktober 2018 | 20:05 WIB

Mahasiswa STIE YPPI Rembang sedang mengecat rumah milik warga Desa Pasar Banggi Kecamatan Rembang untuk mewujudkan Wisata Kampung Pelangi baru-baru ini. (Foto:mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com  – Mahasiswa dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) YPPI Rembang mengubah Desa Pasar Banggi Kecamatan Rembang yang sebelumnya merupakan desa kumuh menjadi Desa Wisata atau Kampung Pelangi nan indah.

Rikah salah satu Dosen di STIE YPPI Rembang menjelaskan, untuk menghilangkan kesan kumuh yang pertama dilakukan oleh para mahasiswa adalah dengan membersihkan lingkungan di desa tersebut secara gotong royong.

“Baru kemudian mengecat rumah-rumah milik warga dengan berbagai warna dan gambar,” terangnya saat dihubungi Wartawan baru-baru ini.

Ia mengungkapkan, tak mudah untuk merayu warga supaya berkenan rumahnya dicat warna-warni. Namun secara perlahan, setelah diberikan penjelasan akhirnya para warga berkenan rumah mereka dicat.

“Sudah ada 30 lebih rumah warga yang kami cat. Selain itu, kami juga memberikan pelatihan manajemen pengelolaan tempat wisata dan pembuatan souvenir bagi para warga. Supaya kedepannya, bakal tempat wisata itu dapat terkelola dengan baik,” jelasnya.

Ia berharap, dengan hadirnya Kampung Pelangi nantinya dapat memberikan dampak positif untuk masyarakat Desa Pasar Banggi. Setidaknya mampu meningkatkan pendapatan warga.

“Kegiatan ini sendiri, sudah berlangsung sejak awal Agustus kemarin dan masih berlanjut hingga saat ini,” imbuhnya.

Targetnya, lanjut dia, bakal tempat Wisata Pelangi ini akan dibuka untuk umum pada akhir tahun 2018, bersamaan dengan momentum pergantian tahun.

Rikah menambahkan, pihaknya memilih Desa Pasar Banggi lantaran sebelumnya desa itu dinilai kumuh dan perlu mendapatkan penanganan.

“Itu (Kategori Desa Kumuh, red.) sesuai dengan SK (Surat Keterangan) dari Bupati. Selain itu agar Desa Pasar Banggi dapat bersaing dengan daerah sekelilingnya. Seperti Karangjahe, Jembatan Merah, dan Pantai Nyamplung,” pungkasnya.

Kegiatan mahasiswa tersebut merupakan Program Hibah Bina Desa (PHBD) dari Direktorat Ristek Dikti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang diperuntukkan secara khusus bagi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

STIE YPPI Rembang bersaing dengan seluruh kampus Se-Indonesia untuk mendapatkan program dari Kemendikbud tersebut melalui mengajukan proposal ke Direktorat Ristek Dikti.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil

Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan