Kalah dari Madiun Putra, Lini Depan PSIR Tumpul

Minggu, 6 April 2014 | 16:04 WIB
Pesepak bola Madiun Putra FC Purniawan (kiri) berebut bola dengan pesepak bola PSIR Rembang, Candy Lansana saat pertandingan uji coba di Stadion Wilis, Kota Madiun, Sabtu (5/4). (Foto:Antara)

Pesepak bola Madiun Putra FC Purniawan (kiri) berebut bola dengan pesepak bola PSIR Rembang, Candy Lansana saat pertandingan uji coba di Stadion Wilis, Kota Madiun, Sabtu (5/4). (Foto:Antara)

REMBANG, MataAirRadio.net – Tim PSIR Rembang dikalahkan Madiun Putra FC dengan skor 2-1 dalam laga uji coba di Stadion Wilis Madiun, Sabtu (5/4) sore. Setelah kekalahan itu, Minggu (6/4) pagi, tim pelatih PSIR melakukan evaluasi permainan dan pemain, serta menyebut lini depan tim, masih tumpul.

Karteker Pelatih PSIR Bambang Handoyo mengatakan, secara permainan secara keseluruhan sudah cukup baik. Meski sempat keteteran di babak pertama, namun Laskar Dampo Awang masih bisa mencetak gol lebih dulu melalui Yoni Ustaf Buchori di menit ke-12, dan menguasai pertandingan di hampir sepanjang babak kedua.

Selain lini depan, menurut Bambang, PSIR juga perlu membenahi komunikasi antarpemain. Di awal-awal laga, antarpemain terbilang saling diam dan terlalu mengandalkan teman pemain lain saat mengawal pergerakan lawan. Akibatnya, lini belakang kecolongan dua gol Laskar Kancil Biru– julukan Madiun Putra.

Secara khusus, Bambang mengatakan, manajemen perlu segera mencari tambahan striker baru, meski lokal luar daerah. Dia menganggap kinerja striker asing asal Pantai Gading, Donald tak cukup memuaskan. Striker anyar PSIR itu tidak cukup mengancam jala lawan, sehingga Bambang mengusulkan untuk diganti saja.

Sementara untuk dua pemain anyar masing-masing Lintang dan Ansar Reza, Bambang mengapresiasi kinerja keduanya. Pemain lokal luar daerah ini dianggap memiliki visi bermain yang baik dan mampu membuat pertandingan menjadi bergairah.

Bambang juga memuji kinerja Yoni Ustaf Buchori yang pada pertandingan itu dipercaya sebagai kapten tim. Untuk tahap awal, Yoni dinilai bisa memimpan rekan setimnya. Demikian juga dengan kiper Amirul Fafa, yang disebut tampil gemilang, meski kebobolan dua gol.

Untuk diketahui, sesuai jadwal yang dirilis PT Liga Indonesia, pada kompetisi Divisi Utama 2014, Madiun Putra FC tergabung dalam Grup V, sedangkan PSIR tergabung dalam Grup IV. PSIR berada satu grup dengan PSIS Semarang, Persip Pekalongan, Persis Solo, Persiku Kudus, PPSM Magelang, Persipur Purwodadi dan Persitema Temanggung.

Manajer PSIR Siswanto mengaku mendapat cukup banyak pelajaran dari laga uji coba di kandang lawan. Setidaknya, para pemain akan bisa tampil lebih lepas lagi saat bertandang di kandang peserta kompetisi. Soal tambahan pemain, pihaknya akan membicarakannya dulu dengan tim pelatih. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan