Lima Rumah Terbakar di Babaktulung

Rabu, 26 Juni 2019 | 13:58 WIB

Rumah milik Haji Salimun warga Dukuh Tulung Desa Babaktulung Kecamatan Sarang Ludes terbakar api pada Rabu (26/6/2019) pagi. (Foto: mataairradio.com)

 

SARANG, mataairradio.com – Lima rumah warga terbakar di Dukuh Tulung Desa Babaktulung Kecamatan Sarang, Rabu (26/6/2019) pagi sekitar pukul 09.30 WIB.

Rumah-rumah yang terbakar itu terletak di wilayah RT 5 RW 1.

Dari lima rumah yang terbakar, dua di antaranya ludes, milik Salimun.

Sementara tiga rumah lainnya, masing-masing milik Parno, Khamim, dan Khalimah, terbakar sebagian.

Di rumah Salimun; tiga unit motor (dua Vario dan satu Mega Pro), perabotan elektronik, perhiasan emas 15 gram, uang tunai Rp9.000.000, dan tiga ton padi juga tak terselamatkan.

Kebakaran diduga dipicu oleh korsleting atau hubungan singkat arus listrik.

Menurut keterangan yang dihimpun di lokasi kejadian, mulanya, cucu Salimun yang baru berusia enam tahun, sedang menonton televisi di kamar.

Kemudian, bocah itu melihat kobaran api yang berasal dari atap kamar bagian depan.

Seketika, sang bocah memanggil neneknya, Suwati (istri Salimun, red.) yang kebetulan sedang berada di dapur.

Suwati pun bergegas keluar bersama cucunya dan berteriak meminta tolong.

Warga yang segera mendengar teriakan minta tolong, cepat-cepat berusaha memadamkan api.

Namun karena bangunan rata-rata terbuat dari bahan kayu, api cepat berkobar dan melahap rumah berikut isinya.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran pada Satpol PP Kabupaten Rembang Wiyoto menyatakan langsung mengirimkan satu unit armada pemadam dan satu unit mobil tangki ke lokasi.

Anggota Regu Damkar Sarpani menyebutkan, pihaknya menerima laporan adanya kebakaran pada pukul 09.49 WIB, sedangkan tim pemadam kebakaran tiba di lokasi pukul 10.35 WIB.

“Pemadaman berlangsung hingga pukul 12.31 WIB,” kata Sarpani.

Pihak Kepolisian Sektor Sarang menaksir, total kerugian material akibat kebakaran itu mencapai Rp590juta.

Kerugian akibat rumah Salimun yang ludes beserta seluruh isinya ditaksir mencapai Rp500juta.

Sementara, sebagian bangunan rumah, beras, padi, karak, dan sembako milik Parno, kerugiannya ditaksir Rp50juta.

Rumah Khamim yang terbakar dinding rumah dan atap bagian barat, kerugiannya kira-kira Rp30juta.

Adapun rumah Khalimah yang terbakar dinding kayu dan atap dapur, kerugiannya ditaksir Rp10juta.

Menurut analisis polisi, tida ada kegiatan yang mengarah pada timbulnya api saat memasak, sehingga penyebab kebakaran diperkirakan akibat korsleting di rumah Salimun.

 

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan