Lima Formasi Calon Pegawai RS Tak Terisi Penuh

Jumat, 27 Februari 2015 | 16:06 WIB

 

Ketua Tim Rekrutmen Calon Pegawai Non-PNS RSUD dr Soetrasno Rembang Abdullah Zawawi saat mengumumkan hasil seleksi akhir di Ruang Asisten III Sekda, Jumat (27/2/2015) pagi. (Foto: Pujianto)

Ketua Tim Rekrutmen Calon Pegawai Non-PNS RSUD dr Soetrasno Rembang Abdullah Zawawi saat mengumumkan hasil seleksi akhir di Ruang Asisten III Sekda, Jumat (27/2/2015) pagi. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Lima formasi calon pegawai non-PNS pada RSUD dr R Soetrasno tidak terisi penuh. Hal itu terungkap dari hasil seleksi akhir yang diumumkan pada Jumat (27/2/2015) pagi.

Lima formasi ini adalah perawat bersertifikat anastesi dan perawat bersertifikat ICU yang hanya terisi masing-masing satu dari tiga yang dibutuhkan, lalu fisioterapis dan elektromedis yang terisi masing-masing satu dari dua kursi yang dibutuhkan, serta asisten apoteker dari SMK Farmasi yang malah kosong.

Rumah sakit membuka empat lowongan asisten apoteker dengan pendidikan SMF atau SMK Farmasi.

Namun menurut Ketua tim ahli dari Undip Semarang FX Sugiyanto, tidak ada satu pun peminat lowongan asisten apoteker yang lolos seleksi akhir berupa psikotes dan wawancara.

Lantaran tidak semua formasi terisi penuh, maka dari 160 lowongan yang dibutuhkan, hanya 150 kursi yang terisi. Sebelum diumumkan ini, sebanyak 236 orang mengikuti tes psikologi dan wawancara sebagai seleksi tahap akhir.

“Nilai hasil akhir tidak diumumkan secara satu per satu tiap peserta,” katanya.

Hal itu, menurut Sugiyanto sudah disepakati sebelumnya. Meski demikian, pihak Undip turut mengumumkan sejumlah orang sebagai cadangan.

Cadangan itu masing-masing satu di antaranya pada formasi psikolog, bidan bersertifikat APN-LLS dan bersertifikat APN, perekam medis, serta apoteker.

Selain itu, juga masing-masing satu untuk pranata laborat, radiografer, nutrisionis, verifikator JKN, programer SIMRS, dan customer service, serta dua di formasi perawat BTCLS.

Ada 10 formasi yang tak diberi cadangan karena kualifikasinya tidak disarankan.

“Cadangan dipakai jika ada calon pegawai yang mundur,” katanya.

Direktur RSUD dr R Soetrasno Agus Setyo Hadi mengatakan, mereka yang lolos akan mulai bekerja Senin 2 Maret nanti. Namun mereka akan lebih dulu mengikuti masa orientasi selama satu bulan.

“Calon pegawai hasil rekrutmen ini akan mendapat gaji mulai Rp1,3 juta,” katanya.

Tahun ini, pihak rumah sakit sudah menyiapkan anggaran Rp3,6 miliar untuk pembayaran gaji pegawai baru. Meski membetot anggaran besar, kas rumah sakit itu diklaim masih sangat likuid.

“Soal lowongan yang belum terisi, pihak rumah sakit belum akan menambahnya dalam waktu dekat,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan