Lelang Terjun, Harga Gula Ogah Turun

Rabu, 3 Agustus 2016 | 14:42 WIB
Ilustrasi. (Foto: tempo.co)

Ilustrasi. (Foto: tempo.co)

 

REMBANG, mataairradio.com – Harga lelang gula di pabrik disebut turun sekitar Rp1.000 per kilogram atau menjadi Rp13.500 per kilogram di awal pekan kemarin, tetapi harga komoditas itu di pasaran Kabupaten Rembang masih ajek tinggi Rp16.000 per kilogram.

Sholeh, salah seorang petani tebu di Desa Mlawat Kecamatan Pamotan mengatakan tidak tahu secara pasti mengenai penyebab membubungnya harga gula di pasaran, sedangkan harga lelang gula kini terjun.

“Mungkin itu permainan pedagang. Kalau harga lelang gula Rp13.500, maka jika harga di pasaran Rp14.500 per kilo; itu masih ideal,” sebutnya kepada reporter mataairradio.

Menurutnya, meskipun harga lelang gula sedang menurun pada saat ini, para petani tebu di Kabupaten Rembang tidak bereaksi karena harga tersebut, masih layak.

“Yang dikeluhkan petani hanya soal dampak El Nino yang diikuti kemarau basah, sehingga akses pengangkutan dari jalan raya ke lahan menjadi terganggu. Itu saja. Soal harga, tidak ada keluhan,” tandasnya.

Sholeh juga mengakui, tingkat rendemen gula dari tebu yang masuk ke pabrik terbilang rendah karena di angka 6,5, tetapi tertolong oleh tingkat harga lelang yang masih menguntungkan kendati kini sedang anjlok.

“Kalau soal harga gula yang kini mencekik konsumen, silakan saja kalau Pemerintah mau melakukan operasi pasar. Dari petani tak ada keluhan soal harga lelang meski sekarang ini sedang turun,” tegasnya.

Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Rembang Sugiyanto mengatakan belum mendengar adanya penurunan harga lelang gula di pabrik, karena pihak asosiasi yang memberikan kabar, hingga sejauh ini belum laporan.

“Tetapi mengenai operasi pasar gula, hingga sejauh ini kami belum mempertimbangkan. Mungkin dalam waktu dekat kita bicarakan ini. Terkait dengan harga gula, memang di pasaran Rp16.000 per kilo dan itu tinggi,” ujarnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan