Laporan Dugaan Pelecehan Seksual Mencuat di Seleksi Panwascam

Selasa, 2 Juni 2015 | 17:28 WIB
Tes wawancara seleksi calon panitia pengawas di level kecamatan atau Panwascam Pilkada Rembang, Selasa (2/6/2015) (Foto: facebook.com/panwaspilkada.rembang)

Tes wawancara seleksi calon panitia pengawas di level kecamatan atau Panwascam Pilkada Rembang, Selasa (2/6/2015) (Foto: facebook.com/panwaspilkada.rembang)

 
REMBANG, mataairradio.com – Klarifikasi atas laporan masyarakat tentang dugaan pelecehan seksual mencuat dalam tes wawancara seleksi calon panitia pengawas di level kecamatan atau Panwascam Pilkada Rembang, Selasa (2/6/2015) ini.

Selain itu, menurut Ketua Panwas Pilkada Rembang Totok Suparyanto, pihaknya pun menerima laporan tentang dugaan penyelewengan keuangan yang dilakukan oleh salah seorang calon panwascam.

“Keterlibatan seorang peserta di salah satu partai politik, juga termasuk dalam laporan yang kami terima,” katanya ketika dihubungi mataairradio.

Totok langsung melakukan klarifikasi terhadap yang bersangkutan. Jika dugaan pelecehan seksual itu terbukti, Panwas akan mengategorikannya sebagai catatan penting untuk tidak meloloskan.

“Bagaimana pun, panwascam tidak boleh terlibat pelanggaran fatal atas norma di masyarakat,” katanya sembari menambahkan ada pelapor yang kelabakan ketika dikonfirmasi balik mengenai pengaduan yang dikirimkan sendiri ke Panwas.

Panwas juga mengakui, kemungkinan bakal terutangnya tiga bulan gaji panwascam pada periode Agustus hingga Oktober 2015, termasuk yang ditanyakan kepada peserta seleksi.

“Rata-rata mereka bisa memahaminya karena selama ini keuangan untuk Pilkada kerap menjadi masalah karena molor pencairannya,” klaimnya.

Sebelumnya, Panwas Pilkada melempar sinyal “puasa” gaji selama tiga bulan, gara-gara anggaran kepengawasan Pilkada dari Pemkab Rembang belum bisa diketahui kejelasannya.

Saat ini, Pemkab baru menganggarkan Rp1 miliar untuk Panwas. Sementara dana itu hanya cukup dipakai, sampai bulan Juli nanti.

Soal tes wawancara Selasa (2/6/2015) ini, baru peserta dari Kecamatan Sumber, Kaliori, Bulu, Rembang, Sedan, Sarang, dan Kragan, yang diuji. Menurut Totok, semua peserta hadir.

Totok menambahkan, total ada 101 calon panwascam yang mengikuti tes wawancara. Setelah ini, peserta dari Kecamatan Sulang, Gunem, Sluke, Sale, Pancur, Lasem, dan Pamotan akan ganti diwawancara pada 3 Juni ini.

Tes wawancara tetap digelar di SMA Negeri 1 Rembang. Menurut Panwas, pemilihan kembali lokasi tersebut, karena adanya hubungan yang sudah kadung baik dengan pihak sekolah. Apalagi, saat sekarang, siswa Kelas III di sekolah itu, sudah tidak ada lagi kegiatan belajar-mengajar.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan