Lantas Rembang Tertibkan Ratusan Sepeda Motor Berknalpot Brong

Senin, 3 Juni 2024 | 13:37 WIB

Sat Lantas Polres Rembang menertibkan ratusan knalpot tak sesuai standar, Senin (3/6/2024), di Halaman Kantor Sat Lantas Polres Rembang. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pihak Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Rembang menyita ratusan knalpot brong atau yang tidak sesuai dengan standar peraturan yang berlaku. Hal itu disampaikan oleh Kapolres Rembang AKBP Suryadi melalui Kasat Lantas AKP Sugito di Kantor Sat Kantas setempat, Senin (3/6/2024) pagi.

“Hari ini kami merilis hasil optimalisasi penindakan pelanggaran lalu lintas. Utamanya penggunaan knalpot tidak sesuai standar. Ini kami menyita sejumlah knalpot dan sepeda motor dari penindakan di beberapa lokasi. Yang paling intens di Kecamatan Lasem, ” terang AKP Sugito kepada wartawan.

Perinciannya, Penindakan Periode 1 yang berlangsung pada 22 April 2024 sampai 5 Mei 2024, polisi menindak setidaknya 508 pengendara yang menggunakan knalpot tidak sesuai standar. 325 pengendara dilakukan peneguran dan 183 ditilang, serta 102 disita knalpotnya.

Penindakan di Periode 2 yang dilangsungkan pada 6 Mei 2024 sampai 19 Mei 2024, petugas mencatat ada 242 kasus pelanggaran. Yakni pengendara tidak menggunakan knalpot sesuai standar. Perinciannya, 189 pengendara dilakukan peneguran, 53 ditindak secara ditilang dan dilakukan penyitaan.

Kemudian pada penindakan di Periode ke-3, sejak 20 Mei 2024 hingga 26 Mei 2024, polisi masih menemukan pengguna jalan yang memakai knalpot brong atau tidak sesuai standar, setidaknya ada 915 pelanggar. Sebanyak 787 ditegur, 128 ditilang dan disita.

Lalu di penindakan Periode ke-4, pada 27 Mei 2024 sampai 2 Juni 2024, petugas Sat Lantas Polres Rembang masih juga menjumpai pelanggaran lalu lintas berupa penggunaan knalpot tak sesuai tandar. Tercatat ada 371 pelanggaran, 251 pelanggar dilakukan peneguran dan 120 ditilang dan disita.

“Sesuai dengan Maklumat Kapolda Jateng, Nomor 01 Tahun 2023, tentang larangan penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi di Wilayah Hukum Polda Jateng,” tegas Kasat Lantas AKP Sugito. (Fdl)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan