Lansia Boleh Didampingi Saat Memilih

Jumat, 12 April 2019 | 14:22 WIB

Ilustrasi.

 

REMBANG, mataairradio.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang menyatakan bahwa pemilih yang sudah memasuki lanjut usia dan memiliki keterbatasan fisik boleh didampingi pada saat memilih, baik untuk Pilpres maupun Pileg yang akan dilaksanakan 17 April 2019 nanti. Hal tersebut diketahui saat reporter MataAir Radio menghubungi Komisioner KPU setempat Zaenal Arifin pada Jumat (12/4/2019) pagi dikantornya.

Dirinya menyatakan dasar pelaksanaan pendampingan itu adalah PKPU Nomor 3 tahun 2019 tentang pemungutan penghitungan suara, sedangkan penjabarannya ada di Surat Dinas (SD) Nomor 653 diantara poinnya adalah beberapa kelompok yang boleh didampingi adalah kelompok Tunanetra (tidak melihat), Tuna Daksa (tidak mempunyai tangan) dan mempunyai keterbatasan fisik yang meliputi Lansia dan disabilitas lain.

“Pendamping yang mendampingi pemilih harus mengisi formulir C3 surat KPU (surat pernyataan pendamping pemilih) yang tersedia di tiap-tiap TPS,” ungkapnya.

Arifin menambahkan pihak yang boleh mendampingi Lansia adalah petugas KPPS atau orang lain yang ditunjuk oleh pemilih bersangkutan, lebih dianjurkan lagi adalah pihak keluarga untuk meminimalisir dugaan kecurangan karena dianggap sebagai pihak yang terdekat.

“Kami sarankan lebih baik pihak keluarga yang mendampingi,” tegasnya.

Sementara itu komisioner Bawaslu setempat Maftukhin menyatakan bahwa pendamping tidak boleh mengintervensi pilihan dari pemilih yang didampinginya. Dirinya juga menambahkan saksi Parpol bisa menjadi pedamping asalkan ditunjuk oleh pemilih yang bersangkutan. Sama seperti KPU, komisioner asal Sulang ini menganjurkan jika ada pendampingan lebih baik pihak keluarga saja.

“Saksipun boleh, asal ditunjuk oleh yang bersangkutan,” pungkasnya.

Dari pihak KPU maupun Bawaslu saat disinggung batas usia Lansia belum memberikan keterangan, sedangkan dalam regulasi lain menurut UU nomor 13 tahun 1998 tentang kesejahteraan Lansia, indikator dinyatakan sebagai Lansia sendiri adalah diatas umur 60 tahun.

 

 

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Mohammad Siroju Munir

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan