Lalu Lintas Lancar, Perayaan Natal di Rembang Aman

Jumat, 25 Desember 2015 | 16:45 WIB
Situasi arus lalu lintas di kawasan Bundaran Adipura Rembang, Jumat (25/12/2015) pagi. (Foto: Pujianto)

Situasi arus lalu lintas di kawasan Bundaran Adipura Rembang, Jumat (25/12/2015) pagi. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Kekhawatiran atas ancaman kemacetan di Jalur Pantura Rembang saat perayaan Natal, Jumat 25 Desember ini, tidak terjadi.

Arus lalu lintas di 62 kilometer Jalur Pantura kabupaten ini terbilang lancar, meski terjadi peningkatan kepadatan arus, hingga 5 persen.

Berdasarkan pantauan reporter mataairradio, arus kendaraan, baik dari arah Surabaya maupun Semarang, melenggang, termasuk di kawasan jalan yang kini masih dalam penyelesaian pekerjaan pembetonan, yaitu di ruas Jalan Soedirman hingga Tireman.

Kasatlantas Polres Rembang Ahmad Ghifar Al Ahfaqsy mengaku sudah siap dengan 40 personelnya untuk menangkal potensi kemacetan yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

“Kami bersyukur, kekhawatiran masyarakat soal kemacetan akibat pembetonan, tidak terjadi,” tandasnya.

Selain kondisi arus lalu lintas di Jalan Pantura yang ramai lancar, suasana perayaan Natal di Kabupaten Rembang, juga terbilang aman.

Petugas dari kepolisian dan TNI yang berjaga di tiap gereja, tidak satu pun menerima laporan atau informasi adanya teror keamanan.

Komandan Kodim 0720 Rembang Letnan Kolonel Infanteri Darmawan Setiady mengaku menempatkan tiga orang anggotanya di tiap gereja.

Total ada 112 personel TNI yang dilibatkan sebagai pendukung polisi untuk pengamanan perayaan Natal.

“Jumlah itu belum termasuk satu SST yang siaga di kodim,” terangnya.

Menurutnya, koramil yang daerahnya tidak ada gereja seperti di Sedan, Sarang, dan Gunem, sudah dimintanya untuk bergeser ke daerah yang ada gerejanya, untuk membantu pengamanan.

Tahun ini, polisi memprioritaskan pengamanan 9 gereja; 8 di antaranya di Kota Rembang dan 1 di Lasem.

Pengurus Gereja Katolik Santo Petrus & Paulus Rembang Mugi Wiyanto berharap agar melalui perayaan Natal tahun ini, kebersamaan antar-suku dan agama di negeri ini, tetap terjaga.

Semangat kebersamaan dalam keberagaman, menurutnya, perlu ditanamkan sejak anak-anak.

Misa Natal di gereja tersebut sudah dilakukan pada Kamis (24/12/2015) malam dengan dihadiri 1.200 jemaah. Pihaknya bersyukur, perayaan Natal di Rembang, berlangsung tertib dan aman, dari tahun ke tahun.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan