Lagi, Kecelakaan Lalu Lintas Memakan Korban

Selasa, 26 Februari 2019 | 16:28 WIB

Pikap warna hitam yang terlibat kecelakaan di Jalur Rembang-Blora masuk Desa Mantingan Kecamatan Bulu pada Senin (25/2/2019). (Foto: mataairradio.com)

 

 

BULU, mataairradio.com – Seorang pengemudi pikap bernomor polisi K 1725 SB, meregang nyawa setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalur Rembang-Blora masuk Desa Mantingan Kecamatan Bulu pada Senin (25/2/2019) sekitar pukul 14.45 WIB.

Korban atas nama Sunarto merupakan warga RT 2 RW 2 Desa Pragu Kecamatan Sulang, menderita luka retak pada kedua kakinya dan cidera di salah satu bagian kepalanya. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian, dengan
posisi akhir berada di badan jalan.

Dalam insiden tersebut, melaibatkan tiga unit kendaraan sekaligus. Yakni truk merek Isuzu dengan nomor polisi L 8033 UX, yang dikendarai oleh Noto warga RT 5 RW 8 Desa Gaji Kecamatan Kerek-Tuban.

Kemudian sebuah minibus merek toyota jenis avanza dengan nomor Polisi K 8767 FD yang dikemudikan Mohammad Ali Masfuk warga RT 1 RW 1 Kelurahan Kutoharjo-Rembang dan pikap yang disopiri Sunarto.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Rembang AKP Roy Irawan menjelaskan, kronologi insiden itu bermula ketika Daihatsu Espass yang disopiri Sunarto berjalan dari arah selatan menuju utara.

Roy menambahkan, searah di belakang Daihatsu Espass berjalan kendaraan Toyota Avansa, sedangkan kendaraan Truk Isuzu berjalan dari utara menuju arah selatan.

“Saat sampai di tempat kejadian kecelakaan atau TKP, Daihatsu Espass mendahului sebuah kendaraan roda tiga merek Tossa yang tidak diketahui identitasnya, setelah itu tiba-tiba pikap Daihatsu Espass mengalami oleng ke kiri sampai keluar badan jalan.

Karena pengemudi panik, sehingga membanting setir lagi ke kanan dan masuk kebadan jalan lalu menabrak truk Isuzu. Kemudian pikap yang dikendarai Sunarto terpental ke belakang dan terguling, selanjutnya menabrak minibus jenis Avanza yang berjalan dibelakangnya,” tuturnya.

Sementara itu, di tempat terpisah kecelakaan lalu lintas juga dialami sebuah Bus Malam Agra Mas, di Jalur Pantura masuk Kecamatan Kaliori. Ahmad Irkham salah satu penumpang bus nahas itu menyebutkan, ada sekitar belasan penumpang.

“Seluruh penumpang bus dalam kondisi selamat tidak ada yang terluka, hanya saja dua orang anak sekolah penumpang dan pengemudi sepeda motor terluka akibat ditabrak bus,” ungkapnya.

Dirinya tidak tahu secara persis kronologi kecelakaan lalu lintas tersebut, pasalnya saat itu dirinya tengah tertidur dan tahu-tahu keadaan bus sudah terperosok di sebuah selokan yang ada di tepi jalan.

“Tidak tahu kronologinya saya. Karena pas di dalam (Bus, red.) pada tidur, saya juga. Tahunya Bus tiba-tiba oleng dan masuk selokan di samping jalan,” pungkasnya.

 

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan