Kutipan Parkir RSUD Rembang Bikin Gerah Pengunjung

Sabtu, 23 Januari 2016 | 17:42 WIB
Penampakan parkir di dekat pintu keluar areal RSUD dr R Soetrasno Rembang, Sabtu (23/1/2016). (Foto: Mukhammad Fadlil)

Penampakan parkir di dekat pintu keluar areal RSUD dr R Soetrasno Rembang, Sabtu (23/1/2016). (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Kutipan parkir yang tidak sesuai aturan membuat gerah para pengunjung RSUD dr R Soetrasno Rembang.

Di karcis yang diperforasi oleh pihak Pemkab Rembang tertera nominal Rp1.000, tetapi petugas parkir sering kedapatan mengutip Rp2.000 per sepeda motor.

Humas RSUD dr R Soetrasno Rembang Giri Saputro, Sabtu (23/1/2016) siang mengaku kerap menerima SMS berisi komplain dari pengunjung rumah sakit atas pungutan parkir yang tidak sesuai ketentuan.

“Kami sebatas berkoordinasi dengan pihak dinas perhubungan karena parkir dikelola dishub. Kami tunjukkan SMS komplain soal parkir kok ditarik segini (Rp2.000),” bebernya.

Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Rembang Suyono menyebut, sesuai Perda Nomor 5 Tahun 2010 tentang Retribusi Tempat Parkir Khusus, jasa parkir di tempat seperti RSUD dr R Soetrasno ditentukan Rp1.000 untuk 8 jam pertama.

“Kalau sepeda motor Rp1.000 untuk 8 jam pertama, dan untuk 8 jam berikutnya dikenakan tarif tambahan Rp500,” terangnya.

Menurutnya, jika petugas langsung mengutip Rp2.000 bagi sepeda motor, padahal hanya parkir sesaat, maka itu termasuk pelanggaran aturan.

“Kami akan langsung menertibkan. Sebab yang begitu sering kumat,” katanya.

Suyono menambahkan, jumlah petugas parkir di RSUD ada belasan. Dalam hitungannya ada 16-18 orang petugas.

“Soal pengelolaan retribusi parkir di tempat khusus memang menjadi kewenangan dinas perhubungan sesuai dengan amanat peraturan daerah,” tambahnya.

Dalam setahun, target pendapatan parkir dari RSUD mencapai Rp180 juta dan tercapai pada tahun 2015.

Pihaknya mengaku sudah langsung terju ke lokasi parkir rumah sakit untuk menegur para petugasnya, setelah banyak keluhan masyarakat yang disampaikan lewat media.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



One comment
  1. nilon henry

    Januari 23, 2016 at 6:45 pm

    Di tenderkan swasta aja, hasilnya utk bangun bbrp lantai untuk parkir, kalau hanya tegur menegur gak efektif untk jangka panjang, problem parkir akan terus muncul

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan