Kurangi Kesemrawutan, Pasar Rembang Ditambahi Satu Los

Selasa, 4 Agustus 2015 | 18:14 WIB
Lahan parkir di sekitar Pasar Rembang. (Foto: Pujianto)

Lahan parkir di sekitar Pasar Rembang. (Foto: Pujianto)


REMBANG, matairradio.com –
Pemerintah Kabupaten Rembang akan menambah satu los di pasar kota setempat antara lain guna menata dan mengurangi tingkat kesemrawutan pedagang. Rencananya, los baru itu dibangun akhir Agustus ini.

Kepala Bidang Bina Pasar pada Disperindagkop dan UMKM Rembang Waras, Selasa (4/8/2015) pagi mengatakan, los baru yang akan dibangun di bagian tengah.

“Nantinya akan menghubungkan los penjualan ikan dan daging, dengan los lainnya di sisi timur,” ungkapnya.

Dia menyebutkan, los baru akan dibangun dengan anggaran Rp68 juta. Menurut rencana, kapasitas los anyar ini kira-kira 12 orang. Selain untuk menekan kesemrawutan di pasar, los baru, akan memperindah bagian dalam.

“Apalagi bagian selatan dan utara Pasar Rembang, sudah ditata sebelumnya,” katanya.

Pada perbincangan dengan sejumlah wartawan, Waras juga mengakui kapasitas Pasar Rembang yang tidak sebanding antara jumlah pedagang dengan luas pasarnya.

“Pasar Rembang hanya memiliki luas 1,5 hektare, tetapi jumlah pedagangnya 1.564 orang,” ujarnya.

Dia menegaskan, upaya Pemkab untuk mengurangi kesemrawutan Pasar Rembang terus dilakukan. Sebelumnya, para pedagang secara swadaya memakai areal bekas Kantor BKK Pasar Kota, untuk didirikan los tambahan. Pemkab pun mengizinkan.

“Los anyar di sudut selatan Pasar Rembang itu kini menampung setidaknya 39 pedagang yang berkartu tanda pedagang (kartadag),” jelasnya.

Dia mengingatkan, los yang terbuat dari bahan baja ringan itu, bersifat sementara karena sewaktu-waktu akan ditata ulang.

Waras menambahkan, Pemkab Rembang sudah menyiapkan perencanaan jangka panjang untuk penataan Pasar Kota. Hanya saja, realisasinya dilakukan tidak secara serentak.

“Tahun 2016 mendatang, kami telah menyiapkan desain pembangunan lantai dua mengelilingi pasar,” ungkapnya lagi.

Selain agar akses pedagang dan pembeli menuju pasar bisa dilakukan lebih mudah, model penataan tersebut juga diyakini akan menambah daya tampung pasar.

“Dengan begitu, bagian bawah akan bisa digunakan sebagai lokasi parkir kendaraan,” pungkasnya.

 
Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan