Musim Panen 2018, Kualitas Gabah di Rembang Bagus

Jumat, 9 Maret 2018 | 20:31 WIB

 

Seorang petani tampak menjemur padi hasil panennya di pelataran salah satu tempat penggilingan padi di Rembang, Sabtu (26/3/2016) ini. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Kualitas gabah pada musim panen padi tahun 2018 di Kabupaten Rembang terbilang bagus. Hal itu disebabkan, karena curah hujan pada musim tanam padi tahun ini tidak terlampau tinggi.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang Suratmin menjelaskan, baik buruk kualitas gabah salah satunya dapat dilihat dari kadar airnya.

Ia menyebutkan, secara normal tingkat kadar air pada gabah kering panen adalah 22-25 persen, sedangkan untuk gabah kering giling 14 persen.

“Jika dibandingkan dengan gabah hasil panen tahun lalu, kualitas gabah pada musim panen tahun ini jauh lebih bagus.

Kualitas gabah tahun lalu, kadar airnya terbilang tingi, sehingga gabah rawan terserang jamur,” tuturnya.

Ia menyebutkan, harga gabah kering panen kotor sebesar Rp4.100 per kilogram, sedangkan gabah kering panen bersih dihargai Rp4.600 per kilogram.

Berdasarkan data dari Dintanpan Rembang, sampai dengan saat ini luas lahan tanam padi di Kabupaten Rembang yang sudah dipanen sekitar 15 ribu hektare dengan hasil 105.000 ton gabah.

“Kalau luas lahan tanam padi di Rembang yang belum di panen ada sekitar 17.000 hektare,” pungkasnya, Jumat (9/3/3/2018).

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan