KPU Rembang Musnahkan Surat Suara Rusak dan Formulir Sisa Pilpres

Rabu, 9 Juli 2014 | 15:56 WIB
Daftar Pasangan Calon Peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2014. (Foto:Rif)

Daftar Pasangan Calon Peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2014. (Foto:Rif)

REMBANG, MataAirRadio.net – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang, Selasa (8/7) malam memusnahkan surat suara rusak dan formulir sisa berkaitan dengan Pilpres 2014. Pemusnahan ini merupakan perintah dari KPU Pusat melalui Surat Edaran Nomor 1224.

Surat suara rusak yang dimusnahkan di hadapan pihak Panwaslu dan Polres Rembang ini, sebanyak 67 lembar. Sementara formulir model C dan lampiran sebanyak 147 berkas, serta 144 lembar C1 Plano. Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar.

Ketua KPU Kabupaten Rembang Minanus Suud menjelaskan, pemusnahan surat suara rusak dan formulir sisa ini untuk mengantisipasi praktek manipulasi suara oleh pihak-pihak yang menginginkan sesuatu yang tidak dikehendaki. Tindakan menguntungkan pihak tertentu ini, rawan mengacau hasil pemilu.

Dengan pemusnahan surat suara rusak dan terutama formulir sisa ini, maka setiap penyelenggara Pemilu di tingkat TPS, wajib bekerja dengan penuh teliti. Risiko kekurangan menjadi tanggung jawab penyelenggara.

Ketua KPU memastikan telah memberi instruksi kepada KPPS melalui PPK dan PPS agar logistik dicek tepat jumlah dan tepat jenis. Minanus Suud juga menyatakan, kesalahan manusia atau human error tidak ditoleransi di Pilpres kali ini.

Hingga Rabu (9/7) siang, KPU mengklaim belum menerima laporan terkait kesalahan dalam distribusi dan kekurangan logistik Pilpres. KPU memastikan pula bahwa pemungutan suara berakhir jam satu siang dan dilanjutkan dengan penghitungan suara.

Mulai jam lima sore, pihaknya membuat rekap perolehan suara sementara yang diumumkan kepada publik. Publikasi dilakukan secara terkini atau update hingga perolehan suara yang masuk rekapitulasi mencapai 80 persen.

Pihaknya mengimbau kepada tim kampanye masing-masing pasangan calon presiden dan wakil presiden agar siap menang dan siap kalah di Pilpres kali ini. KPU menginginkan suasana yang tetap tertib, aman, dan damai dalam menghantarkan Presiden Republik Indonesia, lima tahun ke depan. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan