KPU Rembang Pastikan Lima Caleg Hilang dari Surat Suara

Jumat, 21 Februari 2014 | 18:05 WIB
Specimen surat suara pada Pemilu 2014. (Foto Kompas)

Specimen surat suara pada Pemilu 2014. (Foto Kompas)

REMBANG, MataAirRadio.net – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang memastikan hilangnya lima nama calon anggota legislatif dari surat suara Pemilu 2014. Nama kelimanya hilang karena mengundurkan diri dari pencalegan dan telah divalidasi KPU Pusat.

Ketua KPU Kabupaten Rembang Minanus Suud mengatakan, sebenarnya ada enam orang caleg yang mundur. Namun satu diantaranya telat mengundurkan diri, sehingga masih akan tercantum di surat suara.

Satu nama ini adalah Kunardi, Kepala Desa Sambong Kecamatan Sedan. Selain Kunardi, dua kades lain yang mundur dari pencalegan adalah Suhartono, Kades Megulung Kecamatan Sumber, dan Kriswanto, Kades Lemah Putih Kecamatan Sedan.

Tiga caleg lain, dua di antaranya adalah guru PAUD, dan seorang lainnya pengurus UPK PNPM Kecamatan Pamotan, Sri Fachrudin. Khusus caleg yang sudah mundur, namun namanya masih terpampang di surat suara, KPU mengimbau pemilih agar tidak nyoblos caleg tersebut.

Pihak KPU Rembang menyatakan, dengan pencoretan lima caleg dari surat suara dan satu caleg yang tidak memenuhi syarat untuk dipilih, maka jumlah calon anggota legislatif yang bertarung di Pemilu 2014, menjadi hanya 448 orang.

Namun belakangan, Panwaslu Kabupaten Rembang juga mendapat aduan dari masyarakat, terkait masuknya nama seorang perangkat Desa Sampung Kecamatan Sarang, dalam daftar caleg tetap Pemilu.

Panwaslu sudah melakukan klarifikasi terhadap perangkat desa berinisial WI. Selain harus mundur dari caleg, surat rekomendasi pemecatan terhadap WI tetap dilayangkan kepada Kades Sampung.

Terhadap kasus tersebut, Minanus Suud menyatakan, penetapan DCT dilakukan oleh komisioner periode sebelumnya. Namun KPU tetap akan memproses secara sama rekomendasi dari Panwaslu, jika caleg yang bersangkutan mundur dari pencalegan.

Pihak KPU Rembang mengatakan, surat suara dari KPU Pusat ditargetkan sudah diterima maksimal 20 Maret 2014. Selanjutnya, pihak KPU Rembang akan mendistribusikan semua logistik Pemilu ke 1.777 TPS maksimal 8 April 2014.

Minanus Suud menegaskan, karena Rembang tidak termasuk daerah rawan bencana, maka jadwal pendistribusian logistik bisa dilaksanakan tepat waktu. Saat ini logistik lain sudah tersimpan di gudang KPU di Pulo dan Sawahan Rembang. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan