KPU Rembang Isyaratkan Penggantian Sejumlah Anggota PPK

Kamis, 1 Mei 2014 | 16:27 WIB
Suasana Pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se Kecamatan Kaliori, pada Pemilu 2014 (Foto:Grup Facebook PPK KPU Rembang)

Suasana Pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se Kecamatan Kaliori, pada Pemilu 2014 (Foto:Grup Facebook PPK KPU Rembang)

REMBANG, MataAirRadio.net – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang mengisyaratkan penggantian sejumlah anggota PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) karena kinerja mereka selama penyelenggaraan Pemilu Legislatif 9 April kemarin.

Komisioner KPU Kabupaten Rembang Muhammad Maftuhin mengungkapkan, evaluasi kinerja PPK dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) menjadi amanat surat edaran KPU Nomor 31 Tahun 2014. Intinya, sembari melakukan tahapan Pemilu Presiden, kinerja PPK dan PPS agar dievaluasi.

Menurut Maftuhin, evaluasi kinerja penyelenggara Pemilu di tingkat kecamatan dan desa akan dilakukan pada awal bulan ini. Evaluasi juga berkaitan dengan adanya informasi mengenai anggota PPK yang akan mengundurkan diri. Selain itu juga soal netralitas mereka di Pemilu.

Pihak Komisi Pemilihan Umum mempersilakan penyelenggara Pemilu mundur jika memang merasa tidak sanggup lagi menjalankan amanat dan tugas kepemiluan. Hanya saja, baik dalam kasus mengundurkan diri maupun diadukan tidak netral, KPU akan melakukan klarifikasi.

Maftuhin menjelaskan, masih memungkinkan bagi KPU Kabupaten untuk melakukan rekrutmen baru anggota PPK, jika memang stok calon pengganti berdasarkan hasil seleksi terdahulu, telah habis. Namun dia mengklaim, belum ada anggotanya yang dilaporkan karena indisipliner.

Pihak KPU memberikan ruang kepada Panitia Pengawas Pemilu dan segenap lapisan masyarakat untuk melihat dan memberikan masukan berkaitan kinerja PPK dan PPS. Informasi dan masukan ini penting agar KPU bisa melakukan pergantian pada mereka yang berapor merah.

Menurut informasi yang diterima MataAir Radio, setidaknya ada satu orang personel dari Panitia Pemilihan Kecamatan Rembang yang akan mengundurkan diri karena alasan pekerjaan lain. Ada juga sejumlah anggota PPK yang menjadi pergunjingan karena dianggap tidak netral.

Maftuhin menegaskan, terkait sejumlah tudingan dan anggapan tersebut, KPU membutuhkan laporan resmi sebagai bahan klarifikasi. KPU mengklaim tidak akan menggadaikan kepercayaan masyarakat dengan ketidaknetralan penyelenggara Pemilu. Apalagi tahun depan, Pemilu Bupati Rembang digelar. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan