KPU Rembang Cenderung Dukung Pilkada Serentak 2016

Jumat, 2 Januari 2015 | 17:59 WIB
Kantor KPU Kabupaten Rembang. (Foto:orangrembang.com)

Kantor KPU Kabupaten Rembang. (Foto:orangrembang.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rembang cenderung mendukung pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) langsung secara serentak pada 2016.

Meski pemunduran jadwal itu masih sebatas wacana, namun jika mengacu penyelenggaraan Pilkada yang memerlukan persiapan matang, gambaran itu bisa dipertimbangkan.

Apalagi payung hukum Pilkada harus jelas dan tuntas dulu, agar tidak menimbulkan permasalahan.

Ketua KPU Rembang Minanus Suud mengaku telah mulai mempersiapkan penyelenggaraan Pilkada di tahun 2015. Namun tak dipungkiri, isu pemunduran jadwal Pilkada, berembus kencang.

Bahkan bagi daerah yang akhir masa jabatan Bupati-Wakil Bupatinya berakhir 2017, diwacanakan Pilkada 2016.

“Wacananya (Pilkada) digelar 2016. Namun kami tetap melakukan persiapan untuk kemungkinan Pilkada tetap digelar akhir 2015,” ungkapnya kepada mataairradio.com.

Suud mengungkapkan, sewaktu pihaknya mengikuti rapat koordinasi di Klaten baru-baru ini, Komisioner KPU Pusat Sigit Pamungkas juga sempat mengurai sejumlah persoalan menyangkut Pilkada serentak.

Disebutkannya, Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang atau Perppu Nomor 1 Tahun 2014, baru bisa mulai dibahas DPR setelah 15 Januari 2015.
“Alasannya, sejak saat sekarang hingga 15 Januari nanti, DPR sedang menjalani masa reses,” tandasnya.

Dengan demikian, muncul perkiraan, jika lancar, maka Perppu yang mengadopsi Pilkada secara langsung ini, baru akan bisa disahkan pada akhir Februari 2015.

“Meski begitu, KPU di level daerah, tetap diminta menyusun persiapan untuk Pilkada serentak tahun ini,” imbuhnya.

KPU Rembang berhitung, masa persiapan sejak pembentukan penyelenggara hingga pelaksanaan coblosan, membutuhkan waktu sekitar sembilan bulan.

Sementara, begitu Perppu disahkan, KPU Pusat juga masih harus membuat PKPU dan mengirim salinannya ke setiap daerah.

Kemudian, jika pembentukan penyelenggara Pilkada di setiap kabupaten mulai kecamatan hingga desa, terbentuk awal bulan Maret nanti, maka coblosan digelar terlalu mepet dengan akhir tahun 2015.

Belum lagi jika Pilkada sampai berlangsung dua putaran.

Seperti diketahui, masa jabatan Kepala Daerah Rembang, akan berakhir 20 Juli 2015.

Apabila Pilkada berlangsung bulan Desember atau tahun 2016, maka Rembang akan dipimpin dulu oleh seorang Penjabat Bupati hingga terpilihnya Bupati dan Wakil Bupati definitif.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan