KPU Rembang Mulai Lelang Bahan Kampanye Pilkada

Kamis, 20 Agustus 2015 | 17:36 WIB
Ilustrasi. (Foto:portalkbr.com)

Ilustrasi. (Foto:portalkbr.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rembang mulai melelang pengadaan bahan kampanye pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2015.

Pelelangan sederhana dengan pasca-kualifikasi untuk paket pekerjaan pengadaan bahan kampanye ini senilai Rp482,6 juta.

Komisioner Divisi Logistik KPU Rembang Maftuhin, Kamis (20/8/2015) pagi menyebutkan, lelang pengadaan bahan kampanye itu meliputi brosur, pamflet, dan selebaran/flier.

“Karena indeksnya per keluarga (KK), sementara satu pasangan calon;satu item bahan, maka jumlah pengadaannya cukup banyak,” katanya.

Maftuhin yang juga menangani urusan keuangan, SDM, dan perencanaan menyebutkan, KPU masih harus mengadakan alat peraga kampanye seperti baliho, spanduk, dan umbul-umbul.

“Untuk baliho, indeksnya kabupaten, sedangkan umbul-umbul per kecamatan dan spanduk indeksnya per desa,” terangnya.

Menurutnya, belanja KPU untuk pengadaan bahan kampanye, menyedot anggaran cukup besar atau berada di kisaran Rp1-2 miliar. Namun angka itu sudah termasuk untuk kampanye melalui media cetak dan elektronik.

“KPU akan menggelar pula debat antar-kandidat, sekaligus sebagai ajang kampanye calon,” sambungnya.

Maftuhin menambahkan, jadwal pelaksanaan pengadaan bahan kampanye paket brosur, pamflet, dan selebaran, berlangsung sejak 14-20 Agustus.

Jika tidak ada perubahan, rencananya 4 September nanti, sudah bisa dilakukan penandatanganan kontrak pekerjaan.

KPU menargetkan, 16 September mendatang, setiap pasangan calon sudah menerima bahan kampanye tersebut. Padahal, masa kampanye berlangsung per 27 Agustus.

Artinya, dalam kurun 21 hari setelah “peluit” kampanye ditiup, calon terancam belum bisa kampanye lewat brosur, pamflet, dan selebaran.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan