KPU-Panwas Diperintah Cek Ulang Calon Perseorangan

Kamis, 24 September 2015 | 14:11 WIB
Ilustrasi. (Foto: antaranews.com)

Ilustrasi. (Foto: antaranews.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – KPU dan Panwas Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Rembang 2015 masing-masing diminta oleh KPU dan Bawaslu untuk mengecek ulang proses pencalonan dari jalur perseorangan. Permintaan itu diduga karena adanya masalah pencalonan perseorangan di daerah lain.

Komisioner Divisi Pencalonan pada KPU Rembang Adib Ulinnuha mengatakan, perintah mencermati kembali pencalonan dari jalur perseorangan dikirim oleh KPU Pusat pada Senin 21 September lalu.

“Perintah tersebut tidak menjadi beban dan masalah. Sebab Rembang tidak ada masalah,” katanya ketika dihubungi mataairradio tentang Surat Edaran KPU RI agar mengecek ulang proses pencalonan perseorangan.

Adib mengungkapkan beberapa hal yang diminta untuk dicermati kembali adalah kelengkapan dokumen pencalonan dan syarat minimal dukungan calon perseorangan. Karena Rembang dipastikannya tidak ada masalah, Kamis (24/9/2015) ini, KPU kabupaten sudah memberi jawaban kepada KPU Pusat.

“Ya karena nggak ada masalah, sudah kita sampaikan ke KPU kalau tidak ada masalah,” tegasnya.

Ketua Panwas Pilbup Rembang 2015 Totok Suparyanto membenarkan adanya perintah dari Bawaslu RI untuk mengecek ulang proses pencalonan kandidat perseorangan. Perintah tersebut disebut beruntun karena Bawaslu juga memerintahkan agar Panwas ikut mencermati proses perbaikan DPS.

Instruksi agar Panwas mencermati kembali proses pencalonan jalur perseorangan, diduga terkait dengan ditemukannya permasalahan proses pencalonan di daerah lain. Apalagi, amanat itu menurutnya terbit setelah KPU dan Bawaslu menggelar rapat dengan Komisi II DPR.

Totok menyebutkan, beberapa hal yang diminta dicek kembali oleh Bawaslu adalah proses verifikasi baik secara administrasi atau faktual terhadap berkas calon perseorangan. Senada dengan KPU, dia pun menyatakan tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Pihaknya sudah mengawasi sesuai prosedur dan aman.

“Nggak ada yang perlu dikhawatirkan. Kami juga sudah mengawasi sesuai prosedur tetap pengawasan dan memang tidak ada masalah yang substantif,” kata dia.

Di Rembang, ada satu pasangan calon yang maju lewat jalur perseorangan, yakni Abdul Hafidz-Bayu Andriyanto. Pasangan tersebut mestinya maju lewat jalur partai politik, tetapi karena PPP sebagai partai pengusung sempat terlibat dualisme, Hafidz akhirnya maju lewat jalur independen.

Untuk maju sebagai calon perseorangan di Rembang, pasangan kandidat kepala daerah mesti didukung oleh minimal 45.942 orang dan wajib tersebar di 8 kecamatan. Sementara Hafidz-Bayu maju lewat jalur perseorangan dengan lebih dari 54.000 dukungan sah.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan